METRO SUMBAR

SOIna Kabupaten Padangpariaman Atasi Penyandang Disabilitas

0
×

SOIna Kabupaten Padangpariaman Atasi Penyandang Disabilitas

Sebarkan artikel ini
PELANTIKAN— Bupati Suhatri Bur saksikan pelantikan pengurus SOIna Padangpariaman.

PADANGPARIAMAN, METRO–Umi Harneli Mahyeldi, kemarin, melantik pengurus SOIna Kabupaten Padangpariaman periode 2022-2026. Special Olympics Indonesia (SOIna) adalah satu-satunya organisasi di Indonesia yang mendapat akreditasi dari Special Olympics International (SOI), untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga bagi warga penyandang tuna grahita di Indonesia.

Penanganan sumber daya manusia (SDM) penyan­dang disabilitas, masih menjadi isu besar bagi dunia pendidikan dan professional Indonesia. Meski Pemerintah telah mendorong secara aktif inklusivitas bagi penyandang keterbatasan tersebut, melalui berbagai kebijakan dan regulasi.

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengucapkan selamat bertugas kepada pengurus SOIna yang dilantik pada hari ini. Semoga upaya Pemerintah Daerah menciptakan kesejahteraan sosial yang mencakup

Seluruh masyarakat Kabupaten Padangpariaman, dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan bersama. Termasuk warga masyarakat yang menyan­dang masalah kesejahteraan sosial, yaitu mereka yang berstatus sebagai penyandang disabilitas.

“Sebagaimana diinstruksikan Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman akan me­ngalokasikan anggaran dan memprioritaskan  pel­a­yanan bagi penyandang disabilitas dengan berbagai keterbatasan. Maka dari itu, jangan sampai ma­syarakat meremehkan anak penyandang disabilitas karena keterbatasan tersebut. Namun sebaliknya, anak penyandang disabilitas harus bangkit dengan menunjukkan kelebihan yang dimiliki lewat karya,” ujar Bupati.

Baca Juga  Berkat TMMD ke-113 di Dharmasraya, Banyak Pembangunan Infrastruktur di Nagari

Namun, jika seseorang di lingkungannya tidak mampu menjalankan salah satu fungsi sosialnya, maka dia akan sangat berbeda. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain seperti penyandang disabilitas dan faktor lainnya. Maka hal itu akan mendapatkan kecenderungan perlakuan berbeda, terhadap kelompok yang kurang beruntung di tengah masyarakat tersebut.

“Permasalahan selanjutnya adalah, bahwa mes­kipun hak dan kewajiban warga negara di atur oleh undang-undang, tetapi tidak dapat menjalankan seluruh fungsi sosialnya seperti layaknya orang normal lainnya. Penyandang disabilitas akan mengalami rasa rendah diri dan sulit beradaptasi dengan masyarakat secara psikologis, karena perlakuan masyarakat atau lingkungan sekitar. Berupa celaan atau belas kasihan, ketika memandang mereka. Akibatnya banyak penyandang disabilitas yang terlantar dan menghadapi masalah dari segi pen­didikan, pekerjaan, kesehatan, ekonomi dan sosial yang semakin parah,” jelas Suhatri Bur.

Tentunya dalam kondisi sosial seperti itu, harap Bupati. Pengurus SOIna dapat memainkan perannya secara berkelanjutan dan komprehensif. Serta bisa berintegrasi dan bersinergi dengan Dinas Sosial Kabupaten maupun lembaga sosial pemerintah dan non pemerintah yang ada di Kabupaten Padang­pariaman.

“Di sinilah diharapkan peran Pengurus SOIna Kabupaten Padangpariaman. Karena permasalahan yang dihadapi penyandang disabilitas, perlu ditangani secepatnya. Agar mereka tidak merasakan cemas yang berlebihan, putus asa, takut bertemu orang, malu berlebihan dan tidak kesepian yang mengakibatkan merendahkan diri sendiri,” harap Suhatri Bur.

Baca Juga  7 Tahun Palito Tuo, Merajut Silaturahmi Pensiunan

Senada dengan itu, Ketua SOIna Provinsi Sumatera Barat Hj. Harneli Mahyeldi mengatakan. Bahwa mengembangkan potensi anak berkebutuhan khusus, tidak hanya menjadi tugas sekolah. Tetapi juga dukungan profesional dan komprehensif, harus diberikan di semua tahapan lingkungan tumbuh kembang anak.

“Secara profesional, berbagai upaya harus dilakukan pihak keluarga, sekolah, dan masyarakat. Baik itu membentuk suatu komunitas ataupun organisasi. Upaya yang dilakukan harus berdasarkan pada prinsip-prinsip yang memandirikan, bukan pada prinsip hanya kasih sayang semata,” tutur Harneli yang akrab disapa Umi itu.

Sebelumnya, Ketua Panitia Gustiana selaku pemegang mandat menyampaikan laporan pelak­sanaan kegiatan. Kemudian dilanjutkan dengan pelantikan pengurus SOIna Kabupaten Padang­pariaman oleh Umi Harneli Mahyeldi. Adapun susunan Pengurus yang dilantik diantaranya, sebagai Ketua Yusrita, Wakil Ketua Gustiana,  Sekretaris Leni Marlina,  Wakil Sekretaris Yola Ananda  dan sebagai Bendahara Eslina. Sebagaimana ditetapkan dalam Surat Ke­putusan Ketua SOIna Provinsi Sumatera Barat no. 020/SOIna.Sumbar/I-2022 tanggal 20 Januari 2022. (efa)