AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam berencana akan mendirikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang nantinya akan membantu masyarakat khususnya para UMKM di Agam untuk memasarkan produk- produknya.
Hal ini disampaikan salah seorang dari tim pendirian BUMD, Widy Astuti, saat melakukan pertemuan dengan Bupati Agam Andri Warman dalam kesempatan evaluasi persiapan yang telah dilakukan tim dalam tahapan pembentukan BUMD, di Mess Pemkab Agam, Belakang Balok, Bukittinggi, Jumat (21/1).
“Saat ini, kami tim pendirian BUMD telah mulai bekerja dan melakukan persiapan pendirian BUMD di Kabupaten Agam,” ujar Widy Astuti.
Dikatakan Widy Astuti, tahap awal ini, pihaknya telah menentukan bentuk dan jenis BUMD yang akan didirikan. Bentuk BUMD yang akan didirikan berupa perseroda, dengan jenis usahanya adalah perdagangan atau pemasaran. “Direncanakan, BUMD ini nantinya akan memasarkan produk UMKM, produk pertanian, serta air minum dalam kemasan,” jelasnya.
Sementara, Bupati Agam Andri Warman mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim pembentukan BUMD. “Saya menginginkan, BUMD ini dapat segera direalisasikan, sehingga dapat membantu masyarakat, khusus UMKM yang ada di Kabupaten Agam dalam memasarkan produknya,” ujar bupati.
Menurutnya, dengan adanya BUMD ini, masyarakat khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Agam, memiliki peluang yang lebih besar dalam memasarkan produknya. “Karena nantinya, melalui BUMD ini, kita akan bekerja sama dengan pihak lain, dan membuat outlet-outlet di tempat- tempat wisata dan lokasi keramaian,” jelas bupati.
Ia berharap pada tahun ini, BUMD ini sudah berdiri dan sudah beroperasional, sehingga bisa membantu masyarakat dalam memasarkan produknya. (pry)






