METRO PADANG

Ruislag GOR Agus Salim 38 Tahun Mangkrak, Andre Roside Turun Tangan Pertemukan Pemprov Sumbar dengan Direksi BNI

0
×

Ruislag GOR Agus Salim 38 Tahun Mangkrak, Andre Roside Turun Tangan Pertemukan Pemprov Sumbar dengan Direksi BNI

Sebarkan artikel ini
PERTEMUAN— Anggota DPR RI Andre Rosiade membawa sejumlah kepala OPD Pemprov Sumbar bertemu direksi BNI untuk menyelesaikan persoalan ruislag lahan GOR Agus Salim Padang.

ADINEGORO, METRO–Anggota DPR RI asal daerah pemilihan Sumbar  I, Andre Rosiade memasilitasi penyelesaian ruislag atau tukar guling lahan kompleks GOR Haji Agus Salim Padang antara Pemerintah Provinsi Sumbar dengan Bank Negara Indonesia (BNI).

Untuk mempercepat proses ruis­lag, Andre memboyong Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadis­pora) Sumbar Deddy Diantolani, Kepala Biro Hukum Sekretariat Provinsi Sumbar Ezeddin Zain dan Kabag Pengelola Aset Pro­vinsi Sumbar, bertemu Direktur Layanan dan Ja­ringan BNI Ronny Venir yang didampingi GM Legal, GM Asset, GM Jaringan, dan GM Audit BNI Pusat.

Pertemuan luring dan daring yang digelar di Ja­karta, Kamis (20/1) itu juga diikuti Pimpinan BNI Wi­layah 02 Padang yang mem­bawahi area Sumbar, Riau, Kepri, Kerinci, dan Sungai Lenuh Jambi, Faizal Arief Setiawan.

“Kami selaku anggota DPR RI yang mewakili Sum­bar, sesuai komunikasi kami dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi, bahwa kita semua ingin menyelesaikan persoalan ruislag tanah GOR Haji Agus Salim yang hingga saat ini masih menjadi milik BNI,” kata Andre Rosiade.

Andre Rosiade mendorong agar dibentuk tim kecil yang berisi perwakilan Pemprov Sumbar dan perwakilan BNI untuk membicarakan hal-hal teknis persoalan tukar guling lahan yang belum selesai sejak tahun 1983 itu.

“Kami mendorong agar dicari solusi terbaik agar persoalan ini segera selesai. Kalau bisa dalam waktu tiga bulan urusan ini beres. Ada time tabel sehingga sebelum lebaran nanti sudah ada proges, ada titik temu. Apa yang menjadi kewajiban Pemprov dan apa yang bisa dilakukan BNI, kita cari titik temunya,” kata Ketua DPD Gerindra Sumbar itu.

 Tak hanya mempertemukan Pemprov Sumbar dengan BNI, Andre juga siap memasilitasi bila da­lam proses tukar guling lahan GOR Haji Agus Salim itu nantinya membutuhkan persetujuan dari DPRD Sumbar.

“Kalau nanti misal ha­rus ada izin dari DPRD Sumbar, saya akan bantu untuk mendapatkan izin. Sebab anggota DPRD Pro­vinsi Sumbar terbanyak be­rasal dari Fraksi Ge­rindra.­ Ketua DPRD-nya ju­ga dari Gerindra, walaupun Gubernurnya bukan,” kata Andre.

 Tapi itulah komitmen Gerindra, kata Andre, sebagaimana arahan Pak Prabowo, harus berkolaborasi. “Seperti Pak Prabowo dan Jokowi, saya juga bantu Pak Mahyeldi. Itu komitmen kami, itu contoh yang baik bagi bangsa. Boleh beda pilihan tapi setelah kontestasi usai kita harus sama-sama bangun bangsa. Jangan sampai kom­petisi sudah selesai tapi masih menyebar kebencian, masih menyebar berita bohong,” imbuh Andre. (r)