BERITA UTAMA

“Ngamar” di Hotel, 10 Remaja Terjaring Razia

0
×

“Ngamar” di Hotel, 10 Remaja Terjaring Razia

Sebarkan artikel ini
DIAMANKAN— Petugas Satpol PP Padang mengamankan pasangan remaja yang kedapatan menginap di salah satu hotel di Simpang Kinol.

PADANG, METRO–Tim Satpol PP Padang menggerebek salah satu hotel atau penginapan di kawasan Simpang Kinol, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Minggu (23/1/) dini hari. ­Hasilnya, petugas memergoki empat perem­puan dan enam laki-laki yang masih di bawah umur menginap di pengi­na­pan tersebut.

Usai diamankan, sepuluh remaja itu selanjutnya dibawa ke Mako Satpol PP Padang, Jalan Tan Malaka, Kecamatan Padang Timur untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Setelah itu, mereka diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya di hadapan orang tuanya masing-masing.

Kasat Pol PP Padang Mursalim mengatakan, pe­ner­tiban ini merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk mencegah dan memberantas maksiat di Kota Padang. Apalagi, pihaknya sudah banyak menerima banyaknya laporan terkait penginapan tersebut kerap menerima pa­sangan remaja atau pasangan yang belum menikah.

Baca Juga  KPK Tetapkan 5 Tersangka dari OTT Kantor Pajak Jakut, Salah Satunya Kepala KPP Madya

“Saat dilakukan razia, kami menemukan 10 orang remaja yang terdiri dari em­pat perempuan dan enam laki-laki di kamar pengi­napan itu. Selain me­nga­mankan remaja tersebut, kita juga bakal melakukan pemanggilan terhadap pengelola,” ungkap Mursalim.

Menurut Mursalim, ditemukannya 10 remaja di penginapan itu, merupakan imbas kurangnya kontrol dari orang tua dan mengalami masalah da­lam ke­luarganya. Sehingga me­reka ingin lari dari ma­salah, namun menyimpang dari norma – norma yang berlaku.

“Kepada semua pihak, orang tua, niniak mamak agar benar benar mengawasi anak dan kemenakannya. Kitaberharap kepada orang tua agar intens awasi kegiatan anaknya di luar rumah, sehingga mereka tidak terjerumus pada pergaulan bebas yang tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku”, harapnya.

Baca Juga  Arsenal vs Chelsea "Piala 2 Pelatih Muda"

Mursalim menambahkan, Kota Padang adalah kota Pendidikan yang program Walikotanya mengutamakan ahklak dan men­tal, oleh karena itu, Satpol PP dalam menegakan program ini, akan terus berupaya melakukan pengawasan dan pantau­an, sehingga hal hal yang bertentangan dengan aki­dah dan norma Adat Ba­sandi Syarak, Syarak Ba­syan­di Kitabullah dapat di­putus.

“Kebanyakan mereka masih dibawah umur, ini perlu perhatian serius jangan sampai generasi dan harapan kita rusak secara moral, bersama kita dalam rangka menjaga ahklak dan moral generasi kita, sehingga hal-hal berhu­bungan dengan maksiat dapat kita cegah,” tutupnya. (ade)