SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Pelatihan Kerja Gratis Segera Dibuka di Ko­ta Sawahlunto

0
×

Pelatihan Kerja Gratis Segera Dibuka di Ko­ta Sawahlunto

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN— Pamflet pelatihan kerja gratis terhadap tenaga kerja di Kota Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–Pelatihan ker­ja secara gra­tis dan bebas biaya bagi gene­rasi muda di Ko­ta Sawahlunto akan dibuka sebanyak enam jenis pelatihan. Ke­pala Dinas Pe­nanaman Modal Terpadu Satu Pin­tu dan Tenaga Kerja (DPMT­SP-Naker) Sa­wah­lunto, Dwi Dar­mawati di Sa­wahlunto, Kamis (20/1) mengatakan, pelatihan berbasis kom­­petensi itu bertujuan untuk memberikan ke­ahlian (skill) dan kompetensi bagi para calon tenaga kerja sehingga siap untuk be­kerja ataupun mem­buka lapangan pekerjaan.

“Untuk jenis-jenis pelatihannya adalah otomotif yaitu teknik sepeda motor konvensional, garmen apparel yaitu menjahit, ba­ngunan yaitu cabinet maker dan pemasangan baja ringan, refrigator yaitu perawatan AC, pembuatan roti dan kue serta wel­ding yaitu pengelasan SMAW posisi 2F,” kata Dwi Darmawati.

Darmawati menyebutkan, fasilitas yang disediakan pihaknya bagi peserta pelatihan nanti a­dalah alat tulis (ATK) dan bahan pelatihan, kemudian pakaian kerja, setelah itu konsumsi dan ketika sudah selesai pelatihan men­dapatkan sertifikat pelatihan.

“Pelatihan ini terbuka bagi laki-laki dan perempuan, syaratnya mendaftar dengan meleng­kapi fotocopy ijazah, fotocopy KTP, pas foto 3×4 kemudian sehat jasmani dan rohani ditambah melampirkan kartu vaksinasi. Nanti kita akan lakukan seleksi, yang lolos itu mengikuti pelatihannya di Balai Latihan Kerja (BLK) Sawahlunto,” jelas Dwi Darmawati.

Dwi Darmawati menambahkan, bahwa pihaknya menerima pendaftaran peserta pelatihan itu sampai akhir bulan Januari ini, karena pada awal Februari ke­giatan itu akan dibuka secara nasional oleh Presiden RI Joko Widodo.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan, pelatihan kerja itu merupakan komitmen Pemko Sawahlunto dalam menurunkan angka pengangguran. “Misi Pemko Sawahlunto nomor dua itu berbunyi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pe­ngembangan ekonomi kerakyatan berbasis ekonomi kreatif serta mengadakan pelatihan melalui BLK. Jadi pelatihan kerja untuk menyiapkan skill (kompetensi) bagi generasi muda ini adalah prioritas kita dalam mencetak tenaga kerja siap pakai dari Sawahlunto,” sebut Deri. (pin)