METRO SUMBAR

Pariaman Ditetapkan 50 Kota Smart City se-Indonesia

0
×

Pariaman Ditetapkan 50 Kota Smart City se-Indonesia

Sebarkan artikel ini
Genius Umar

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman H Genius Umar menya­takan daerahnya ditetapkan sebagai satu dari 50 Kota Smart City di Indonesia tahun 2022. “Target kita  Kota Pariaman terpilih dari 88 peserta kab/kota yang mengikuti asesmen dalam rangka program Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City), dan selanjutnaya dipilih 50 Kota/Kabupaten yang mendapatkan pendampingan untuk menyusun masterplan kota cerdas (smart ci­ty) dari kemen­terian Kominfo RI,” kata Wali­kota Pariaman H Genius Umar, ke­marin.

Penetapan Ko­ta Pariaman se­bagai Smart City ini, ber­da­sar­kan surat dari Ke­mentrian Kom­info, Nomor : B-003/DJAI/AI.01.­04/01/2022, ter­tanggal 3 Ja­nuari 2022. Di­da­lam surat ter­se­but dijelaskan bah­wa berda­sar­kan Hasil Ases­men oleh Ke­men­­trian Kominfo tahun 2021, Kota Pariaman di­pilih menjadi salah satu kota di Indonesia, yang akan mendapat pendampingan dalam menyusun masterplan Smart City dari Kementrian Kominfo dalam rangka Implementasi Gerakan Menuju Kota Cerdas Indonesia (Smart City ).

“Masterplan Smart City berperan vital sebagai landasan materi dan panduan pem­bangunan konsep kota masa kini dan masa de­pan. Masterplan ini berperan besar dalam membantu pemerintah menetapkan kebijakan, regulasi, dan arah serta prioritas pembangunan kota,” ujarnya.

Baca Juga  Sekda Pimpin Upacara Giat Prestasi Festival Tahunan Adyarajaddipa 2024

Genius mengatakan, bahwa salah satu hal terpenting dalam penerapan Smart City di suatu daerah adalah adanya Master Plan Smart City. Pembangunan Kota Pariaman Smart City meru­pakan usaha yang berkelanjutan, ber­tahap, dan bersifat multi sektoral, oleh karena itu diperlukan sebuah perencanaan berjangka waktu dan terintegrasi, yang dituangkan dalam bentuk dokumen masterplan Smart City, dengan road map yang berisi program selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka M­e­nengah Daerah (RPJMD) Kota Pariaman 2018-2023.

“Pembangunan berbasis Smart City menye­diakan ruang inovasi yang luas untuk menye­lesaikan berbagai persoalan yang dihadapi dan meningkatkan kualitas hidup manusia dan komunitas setempat, dan meningkatkan kese­jahteraan masyarakat,” tukasnya

Lulusan S3 IPB ini juga menuturkan mengem­bangkan smart city bukan dengan menjadikan IT dan solusi teknologi sebagai tujuan akhir, tetapi lebih fokus kepada inovasi dan terobosan untuk menyelesaikan masalah prioritas dan atau mengembangkan sektor unggulan daerah, berbasis data yang ter­integrasi, dan kolaboratif antar sektor. Dan tentu saja, pembangunan berbasis smart city secara simultan harus bisa menghasilkan smart people dan smart society.

Baca Juga  Gerak Cepat Sumbar Sejahtera, Tingkatkan Produksi dan Akses Pemasaran Produk IKM Melalui Program Galeh Babelok

“Melalui konsep Smart City, membuat laya­nan pemerintah dapat lebih cepat, serta ber­dampak langsung kepada masyarakat. Teknologi tidak bukan semata-mata milik orang kota, namun tekologi saat ini juga dapat diakses di pedesaan, selagi di desa tersebut terakses dengan jaringan internet, maka masyarakat desa dapat terakses. Dengan begitu dapat me­ningkatkan produktivitas daerah dan daya saing ekonomi,” tutupnya.

Untuk Sumatera Barat, ada 4 Daerah yang mendapatkan pendampingan penyusunan Master Plan Smart City dari Kementerian Kominfo ini, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Lima Puluh Kota. (efa)