AGAM/BUKITTINGGI

Belasan Tahun Riol tak Dikeruk, 50 Ton Lumpur Berhasil Diangkat

0
×

Belasan Tahun Riol tak Dikeruk, 50 Ton Lumpur Berhasil Diangkat

Sebarkan artikel ini
KERUK SELOKAN— Ketua Koperbam Chandra, Sekretaris Koperbam Nursal Uce M, SH dan KSOP Telukbayur Wigyo saat bergotong royong menggali lumpur selokan, di Jalan Tanjung Periuk Telukbayur, Jumat (21/1).

PADANG, METRO–Selama tiga kali bergo­tong royong tiap Jumat pada Juanari 2022 yang digagas  Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ke­las II Teluk Bayur Wigyo dan mendapatkan duku­ngan penuh dari Ketua Koperbam Telukbayur Chandra, melibatkan unsur ma­ritim lainnya Jumat (21/1) kemarin berhasil me­nge­ruk riol. Pengerukan riol memiliki kedalaman 1,5 meter meter dengan lebar 1 meter ini, tim berhasil mengeluarkan lumpur sebanyak 50 ton lebih.

“Alhamdulillah, selama tiga kali bergotongroyong massal oleh unsur maritim tersebut perlahan kita mulai mempercantik lingku­ngan pelabuhan Teluk­ba­yur. Ini berkat kerjasama yang baik kita semua, terutama Koperbam yang paling banyak mengerahkan anggotanya terlibat. Saya bersyukur sekali, biang penyumbat roil di se­panjang jalan Tanjung Periok, Telukbayur ditemukan,” ujar Wigyo kepada POSMETRO di lokasi kemarin.

Dikatakan Wigyo, rasa prihatin selama ini sesuai hasil survei yang dilakukan, ada belasan tahun riol itu tidak dikeruk atau dibersihkan. Sedangkan intensitas air sepanjang riol tinggi. Nah, karena di salahsatu lokasi riol tersumbat, terjadi penumpukan air sehingga menganggu pengguna jalan yang sangat membahayakan sekali.

Baca Juga  Festival Ramadhan 2025, ASN dan PPPK Kemenag Pariaman Bagikan 387 Paket Sembako

Padahal Pelabuhan Telukbayur memiliki potensi sebagai sentra ekonomi di pantai barat Sumatera bagian tengah sekaligus dapat meningkatkan pe­rekonomian masyarakat Sumatera Barat.  “Sayang jika pelabuhan yang kita banggakan itu tercoreng ulah keberhasihan, keasrian lingungannya  dan ke­indahannya yang tidak terawat lagi,” ujar Wigyo.

Sementara itu Ketua Koperbam Telukbayur Chan­dra, didampingi Sekretaris Nursal Uce M, SH saat memimpin langsung anggotanya yang bergo­tongroyong mengaku, kegiatan goro massal d kawasan Pelabuhan Teluk­bayur ini diprakasai  oleh KSOP Telukbayur yang me­libatkan semuanya unsur Maritim di Pelabuhan. Sedangkan dari Koperbam sendiri kita mengerahkan sekityatr 30 orang angggota.  “Mereka kita dilengkapi dengan sepatu bot, cang­kul,  sekop, keranjang.  Kegiatan ini berlangsung setiap Jumat,” ujar Chandra.

Baca Juga  Pjs Wali Kota Bukittinggi Terima Tim SSGI, Fokus Persiapan Survei Status Gizi Balita dan Penurunan Stunting

Dikatakan Chandra, bah­wa kebersihan Pelabuhan Telukbayur ini sangat penting dan vital sekali. Sedimen yang menutupi  dua sisi kiri dan kanan  riol yang ada di sepanjang ruas Jalan Tanjung Priok pada jalur dua itu perlahan berhasil kita angkat.

“Kita tidak mau terco­reng oleh ini. Mewujudkan Pelabuhan Teluk Bayur ber­sih melayani dalam rangka mendukung percepatan pertumbuhan Eko­nomi di Sumatera Barat adalah prioritas kami dari unsur ma­ritim,” sebut Chan­dra yang juga menjabat Wakil Ketua Inkop Indonesia ini.

Sesuai dengan tekat kita mewujudkan pelabuhan bersih melayani dan mendukung perekonomian daerah, maka semua unsur pelabuhan harus sinergis “Kita sangat memahami bahwa pelabuhan merupakan objek vital nasional yang berperan besar mendukung perekonomian da­erah. Jadi semuanya harus bertanggungjawab  tentang kebersihan pelabuhan Telukbayur,” tegas  Chandra. (ped)