BERITA UTAMA

Ali Umar Nyaris Tewas Disengat Lebah di Kabupaten Agam, Sekarang Tergeletak Tak Berdaya di Rumah

0
×

Ali Umar Nyaris Tewas Disengat Lebah di Kabupaten Agam, Sekarang Tergeletak Tak Berdaya di Rumah

Sebarkan artikel ini
DISENGAT LEBAH— Ali Umar (75) terbujur lemah tak berdaya usai disengat ratusan lebah di warga Jorong Batuang Panjang, Kecamatan Tanjung Raya, Agam.

AGAM, METRO–Bahayanya sengatan lebah membuat seorang warga Jorong Batuang Panjang, Kenagarian Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, bernama Ali Umar (75) nyaris kehilangan nyawanya.

Meski kejadian nahas itu sudah berlangsung 10 hari yang lalu, Umar atau biasa di panggil “Kitab” kini tak berdaya akibat ratusan lebah menyengat di sekujur badannya.

Di rumahnya, kakek yang sudah renta itu sekarang dirawat oleh keponakannya, Ermaini (54) seorang janda yang menanggungi dua cucunya yang masih sekolah.

Namun, kini Ermaini sudah tak mampu merawat mamaknya ini karena memang ia mengaku tidak sanggup mencium bau kotoran yang berserakan di sekitar badan sang kakek. Apalagi, Ermaini setiap hari harus bekerja sebagai buruh tani yang pergi pagi pulang sore.

“Saya harap ada orang yang ringan tangan untuk membantu mamak saya ini, karena memang kami orang tak mampu. Kami juga sudah tidak tega lagi melihat penderitaan mamak kami ini,” ungkap Ermaini.

Diceritakan Ermaini, sebelum tersengat lebah ia juga sejak dulu memang mengalami gangguan mental, namun tidak parah seperti sekarang hingga tidak bisa berjalan.

Salah seorang saksi yang membantu pencabutan ratusan lebah itu, Nanda Yulia (35) mengatakan waktu kejadian tersebut ia kebetulan bekerja di daerah itu, dan mendengar teriakan dari seorang pemburu bahwasanya ada orang meninggal di tengah Sawah.

“Mendengar itu saya langsung menghampiri dan melihat kakek itu sudah tertelungkup tanpa pakaian dan dikerumuni oleh ratusan lebah dibadannya,” katanya.

Tanpa pikir panjang ia bersama temannya frengki (25) langsung mencabuti lebah hutan tersebut, karena dirasa terlalu banyak, dia langsung membawa ke sungai untuk dimandikan supaya lebah mudah dicabut.

“Setelah itu saya bawa ke Rumah sakit terdekat untuk diberikan perawatan dengan impus dan diberikan obat. Hingga saat ini bantuan sangat minim sekali melihat keadaan keluarga ini sangat membutuhkan ringan tangan dari masyarakat,” pungkasnya. (pry)