SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Program Tahfiz SD dan SLTP Akan Dicanangkan, Tamatan SD Minimal Punya Hafalan 1 Juz

0
×

Program Tahfiz SD dan SLTP Akan Dicanangkan, Tamatan SD Minimal Punya Hafalan 1 Juz

Sebarkan artikel ini
Usman Gumanti Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung

SIJUNJUNG, METRO–Pemkab Sijunjung me­la­lui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan menghadirkan program tahfiz di sekolah pada jenjang SD dan SLTP. Program tersebut akan diterapkan dalam tahun ini dengan cara membentuk sekolah percontohan terlebih da­hulu.

Program tahfiz yang akan dicanangkan Diknas Sijunjung itu merupakan kegiatan ekstra kelas, arti­nya siswa bisa memilih sesuai bakat dan minat masing-masing.

Selain untuk kegiatan ekstra kelas, program tahfiz dibuat untuk memberikan nilai pendidikan agama yang lebih kepada siswa di tingkat SD dan SLTP yang ada di Kabupaten Sijunjung.

Sebelumnya, Bupati Sijunjung Benny Dwifa dan Wabup Iraddatillah mengatakan bahwa, ketertarikan siswa di Sijunjung untuk belajar tahfiz atau penghafal Al-Quran cukup tinggi. Bahkan program tersebut ada yang sudah diterapkan di nagari se­perti di Nagari Tanjunh Bonai Aur (TBA) Kecamatan Sumpur Kudus.

“Insya Allah kita akan canangkan program tahfiz ini di sekolah. Ini merupakan kegiatan ekstra kelas, bagi siswa yang berminat bisa mengikutinya. Tujuannya agar potensi yang ada pada anak-anak kita bisa tersalurkan,” ujar Benny, beberapa waktu lalu.

Menurutnya program itu juga akan memberikan pandangan kepada ma­syarakat bahwa sekolah umum bukan semata-ma­ta hanya belajar pengetahuan umum saja. “Jadi nanti bisa kita lihat hasil­nya, setidaknya disaat a­nak-anak sudah lulus di SD mereka sudah mengantongi hafalan minimal 1 juz, dan kemudian bisa dilanjutkan ditingkat SLTP,” kata Benny.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung, Usman Gumanti menyebutkan, program ini rencananya nanti akan jadi pilot pro­ject. “Tujuannya adalah untuk upaya pengemba­ngan minat/bakat peserta didik, khusus untuk hafalan Al-Quran (hafiz-Quran),” kata Usman.

Rencananya program tahfiz di sekolah itu akan diterapkan pada setiap kecamatan dengan dua kelas tafiz tingkat SD dan SLTP sebagai percontohan. “Nantinya para siswa yang ikut akan diasuh langsung oleh guru tahfiz khusus yang berada di bawah binaan Dikbud Sijunjung. Untuk tahap awal kita terapkan percontohan dulu di setiap kecamatan, kalau sekolah yang lain meminta kita persilahkan,” ujar Usman.

Pihaknya mengatakan bahwa program tersebut akan diterapkan dengan sungguh-sungguh. “Nanti guru tahfiznya  akan diberi insentif yang layak dan wajar dan sesuai ketentuan. Kita masih me­rancangnya,” ujarnya. (ndo)