METRO PESISIR

Kawasan Pertanian Terpadu, Bakal Terbentuk pada 2022 di Kota Pariaman

0
×

Kawasan Pertanian Terpadu, Bakal Terbentuk pada 2022 di Kota Pariaman

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO–Kawasan pertanian terpadu atau ‘intergrated far­ming’ yang mulai diupayakan oleh Pemerintah Kota Pariaman bakal  terbentuk pada 2022 seiring dengan bantuan yang diberikan pemerintah ahun ini.

”Kami telah mengusulkan sejumlah bantuan kepada pemerintah pusat, sekarang sedang proses yang mudah-mudahan disalurkan pada tahun Ini,” kata Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perika­nan Kota Pariaman, Sumbar, Dasril.

Dikatakan, banyak bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah pusat yang beberapa diantara­nya telah diusulkan pene­rimanya dan sisanya ma­sih dalam pendataan.

Baca Juga  Bupati Suhatri Bur Kukuhkan 44 Guru Penggerak 

Ia menyampaikan lokasi penerima bantuan untuk mendukung sistem pertanian terpadu tersebut berada di sejumlah desa di Pa­riaman. Adapun jenis bantuan yang akan dida­patkan oleh daerah itu yaitu dian­taranya bibit durian untuk Desa Pungguang Ladiang dan Koto Marapak dengan luas lahan 20 hektare.

Selanjutnya bibit jahe diusulkan untuk Desa Kampung Apar, Desa Sintuk, dan Sungai Rambai guna mendukung produksi usaha bubuk jahe yang dijalankan oleh warga di daerah itu.

Selain itu, kata dia Pemko Pariaman juga me­ngu­sulkan bibit alpukat untuk Desa Sikabu dan Desa Batang Tajongkek kepada pemerintah pusat sedangkan ayam dan 1.000 sapi belum ditentukan calon penerima manfaatnya.

Baca Juga  Harga Sembako Melambung, Pemkab Gelar Pasar Murah

”Nanti di Pariaman a­kan ada kampung durian, kampung jahe, dan kampung alpukat,” katanya.

Dasril menyampaikan selain bibit, Pemko Pariaman juga mengusulkan mesin pengolahan jahe kepada pemerintah pusat untuk Desa Kampung Apar guna mendukung usaha produksi warga. (efa)