PADANG, METRO–Tingkatkan capaian vaksinasi Covid-19, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatra Barat (Sumbar), melaunching lomba Gebyar Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) se-Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (8/1) di halaman Mapolda Sumbar. Lomba tersebut diinisiasi oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra.
Lomba Sumdarsin ini diikuti oleh seluruh intansi Forkopimda baik di tingkat Provinsi, maupun Pemda Kabupaten dan Pemda Kota selama dua pekan yaitu hingga 22 Januari 2022. Untuk tingkat Provinsi, lomba tersebut diikuti oleh Pemprov Sumbar, DPRD Sumbar, Polda Sumbar, Korem 032 Wirabraja, Lantamal II Padang, Lanud Sutan Syahrir, Kejaksaan Tinggi Sumbar, Pengadilan Tinggi Padang, Binda Provinsi Sumbar dan BNNP Sumbar.
Sedangkan di tingkat kabupaten/kota, diikuti oleh Pemda Kabupaten dan Kota (19 Kabupaten Kota), DPRD Kabupaten dan Kota se-Sumbar, Polres jajaran Polda Sumbar, Kodim jajaran 032 Wirabraja, Kejaksaan Negeri se-Sumbar, dan Pengadilan Negeri se-Sumbar.
Sebagai tanda dimulainya lomba Sumdarsin, Forkopimda Sumbar yakni, Gubernur Sumbar, Kapolda, Danrem 032 Wirabraja, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi Padang, Lantamal II Padang, Lanud Sutan Syahrir, Binda dan BNNP Sumbar menekan tombol sirine. Dan selanjutnya dilakukan pelepasan balon bersama.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, atas inisiasi dan inovasi dalam percepatan vaksinasi Covid-19, yakni dengan mengadakan lomba SUMDARSIN antar Forkopimda.
“Saya sangat berterimakasih kepada bapak Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa yang punya ide-ide yang luar biasa untuk meningkatkan capaian vaksinasi di Sumbar,” ungkap Mahyeldi.
Mahyeldi menuturkan, lomba Sumdarsin kali ini dilakukan dengan kompetisi antar instansi di Sumbar sebanyak 105 instansi. Setiap instansi bakal ditargetkan vaksinasi 15 ribu orang.
“Alhamdulillah, pak Kapolda menyediakan hadiah 1, 2, dan 3 itu mobil dan juga sampai harapan 3. Mudah-mudahan ini bisa menjadikan motivasi setiap instansi untuk mengajak hingga 15 ribu peserta untuk divaksin selama 15 hari gelaran Sumdarsin,” ujar Mahyeldi.
Mahyeldi berharap, masing-masing instansi tersebut dapat bergerak maksimal sehingga capaian vaksinasi di Sumatera Barat akan lebih meningkat kembali.
“Karena dalam rangka untuk hadirkan herd immunity yang harus kita hadirkan untuk masyarakat kita. Mudah-mudahan agenda kita ini berjalan lancar dan maksimal,” ungkapnya
Sementara, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa mengatakan, target pada lomba tersebut secara umum di Sumatera Barat harus herd immunity secepatnya.
“Target secara khusus, agar seluruh instansi pemerintah untuk menjadi pelopor, menjadi pionir dan menjadi tauladan bagi seluruh masyarakat untuk sadar vaksin,” kata Irjen Pol Teddy Minahasa, Sabtu (8/1).
Jenderal bintang dua tersebut menerangkan, secara faktual capaian vaksinasi saat ini sudah mencapai 70 persen lebih melalui data manual. Namun ada ada sedikit perbedaan dengan sistem yang berada pada Pcare.
“Saya rasa itu tidak masalah yang harus dibesar-besarkan. Yang penting upaya kita harus maksimal dan semua berperan, tidak hanya instansi pemerintah tetapi justru kesadaran masyarakat yang harus tumbuh bahwa vaksin adalah kebutuhan,” ujarnya.
Sebelumnya, Karoops Polda Sumbar Kombes Pol Djajuli, selaku panitia pelaksana menyebut, dalam upaya percepatan Vaksinasi khususnya diwilayah Sumatera Barat, perlu dilakukan Sinergitas bersama instansi dilingkungan Forkompimda untuk mengerahkan masyarakat untuk Sadar Vaksin.
“Seperti kita ketahui bersama bahwa propinsi Sumbar diakhir tahun 2021 capaian vaksinasi sebesar 67,99 persen pada pukul 18.00 WIB, dan hari ini capaian vaksinasi Sumbar mencapai 68,80 persen dan sisa vaksin Sumbar masih ada sekitar 221.480 dosis, sisa vaksin ini yang harus kita habiskan dan jangan sampai kadaluarsa sehingga terbuang percuma,” sebutnya. (rgr)






