METRO BISNIS

Kelestarian Potensi Kebaharian Harus Terjaga demi Kelangsungan Ekonomi Nelayan

0
×

Kelestarian Potensi Kebaharian Harus Terjaga demi Kelangsungan Ekonomi Nelayan

Sebarkan artikel ini
Pulau Semangki Besar dan Kecil.

PESSEL, METRO–Potensi besar yang dimiliki oleh Kabupaten Pesisir Selatan di sektor kebaharian, perlu tetap dijaga kelestariannya. Sebab sektor itu bisa dijadikan sebagai andalan terhadap jaminan ekonomi ma­sya­rakat, terutama yang bergerak di sektor budidaya dan perikanan tangkap.

Hal itu disampaikan Wa­kil Bupati (Wabup) Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah, kepada pesisir­se­latan.go.id Jumat (7/1),

“Untuk memberikan ja­minan kepada ma­sya­rakat agar sektor kebaha­rian benar-benar bisa dijadikan sebagai andalan ekonomi. Maka daerah ini melalui aparat terkait akan terus  berupaya me­ning­katkan pengawasan. Terutama se­kali terhadap praktek-praktek yang dapat merusak ekosistem laut,” katanya.

Pengawasan yang dilakukan itu diantaranya, pencurian ikan dengan menggunakan bom dan racun, pencemaran,  sedimentasi, penambangan, dan pembangunan kontruksi pantai dan lainnya.

“Upaya itu perlu dilakukan, sebab bila ekosistem laut rusak, akan berimplikasi terhadap penurunan kua­litas lingkungan untuk sumberdaya ikan. Termasuk juga erosi pantai yang bisa memicu terjadinya kerusakan pada tempat pemijahan dan daerah a­su­han ikan, berkurangnya populasi benur, nener dan produktivitas tangkap u­dang,” katanya.

Dia menambahkan bah­wa untuk mereduksi tingkat kerusakan ekosis­tem laut seperti terumbu karang dan penyu, maka beberapa pulau di daerah itu telah ditetapkan pula sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD).

Beberapa pulau-pulau itu antaranya, Pulau  Pe­nyu, Karabak Ketek, Karabak Gadang, Aur Besar dan Pulau Aur Kecil.

Agar apa yang menjadi harapan masyarakat itu benar-benar tercapai, se­hingga dia berharap kepada seluruh elemen yang ada agar sama-sama menjaga kelestarianya.

“Harapan itu saya sampaikan, sebab potensi besar sektor kebaharian yang kita miliki ini juga dapat dikembangkan sebagai kawasan wisata bahari, serta juga budidaya perikanan,” tutupnya. (rio)