METRO SUMBAR

Bupati Eka Putra Hadiri Khitanan Massal Bakanti Lintau IX Koto, Perantau jadi Elemen Penting dalam Pembangunan Kampung

0
×

Bupati Eka Putra Hadiri Khitanan Massal Bakanti Lintau IX Koto, Perantau jadi Elemen Penting dalam Pembangunan Kampung

Sebarkan artikel ini
TINJAU—Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, Camat Lintau Buo Utara Arif Gani, Kabag Prokopim Dedi Tri Widono, Kepala Puskesmas, Wali Nagari, tinjau pelaksanaan khitnan massal.

TANAHDATAR, METRO–Pemerintah Daerah Ka­bu­paten Tanah Datar menyadari perantau merupakan elemen penting dalam membangun kampung ha­la­man, seperti halnya kegiatan sunatan massal yang dilakukan paguyuban perantau Bakanti Lintau IX Koto.  Hal ini disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra di hadapan Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, Camat Lintau Buo Utara Arif Gani, Kabag Prokopim Dedi Tri Widono, Kepala Puskesmas, Wali Nagari, perantau, pengurus Bakanti dan ratusan masyarakat, Minggu (2/1) di Puskesmas Lintau Buo Utara I di Nagari Lubuk Jantan.

“Saya menyampaikan apresiasi, penghargaan setinggi-tingginya dan terima kasih kepada Bakanti Lintau IX Koto yang melaksanakan kegiatan khitanan massal ini, karena turut membantu pemerintah da­erah,” katanya.

Tentunya, tambah Eka, pelaksanaan khitanan ma­sal ini membantu masya­rakat untuk khitankan anak­nya, apalagi kegiatan ini menjadi yang ke enam kali­nya dilaksanakan.

Baca Juga  Pemkab Tanahdatar Terima Aset Sumur Bor dan PJU

“Melihat antusiasnya masyarakat bersama anak­nya yang hadir khitan, me­nunjukkan betapa mas­yarakat sangat mem­bu­tuh­kan kegiatan sosial seperti ini dan kegiatan seperti ini diharapkan menjadi contoh bagi yang organisasi lain,” ujar Eka.

Disebutkan Bupati, pe­me­­rintah daerah juga me­laksanakan program dan kegiatan untuk membantu generasi muda di Tanah Datar, seperti membantu biaya pendidikan dan biaya masuk perguruan tinggi negeri.

“Khusus di bidang pendidikan, kita telah komitmen tidak ada anak Tanah Datar yang tidak berseko­lah atau putus sekolah karena alasan tidak ada biaya. Di bidang agama kita meluncurkan program 1 Rumah 1 Hafiz/hafizah, agar minimal 20 tahun ke depan hadir masyarakat penghafal Al Qur’an,” ungkapnya.

Terakhir Bupati Eka, menyampaikan harapannya agar apa yang dilaksa­nakan Bakanti dinilai amal ibadah dan dibalasi pahala oleh Allah SWT.

Baca Juga  Membangun  Daerah di Tanah Datar Butuh Perhatian Perantau

Sebelumnya perwakilan Bakanti Evi Syafitri menyampaikan, Bakanti yang merupakan organisasi alumni SMP Tahun 1984 dan SMA 1987 dari Lintau X Koto yang saat ini anggotanya tersebar di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, Bakanti tetap bertahan dan kompak, terutama dalam melaksanakan berbagai kegiatan sosial untuk kampung halaman, seperti bedah rumah, kegiatan ha­fizh, lomba maraton 10 kilom­eter dan kegiatan khitanan seperti hari ini yang sudah dilaksanakan 6 kali semenjak 2015 lalu,” katanya.

Evi juga menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah, mulai dari Bupati, pihak Puskesmas, Camat, Wali Nagari dan para donatur.

“Begitu semangatnya masyarakat untuk khitanan anaknya, hari ini ada 150 anak mendaftar untuk dikhitan secara gratis. Semoga hari ini berjalan lancar dan ke depan tetap dilaksanakan lagi,” tukasnya. (ant)