SAWAHAN, METRO–Di awal tahun 2022, Wako Padang Hendri Septa melakukan rotasi dan mutasi jabatan Pejabat Eselon II. Kepala Dinas Kesehatan Ferimulyani Hamid yang selama beberapa bulan terakhir berjibaku mengejar capaian target vaksinasi 70 persen di Kota Padang,”diasingkan” mengurus surat menyurat dan arsip.
Bertempat di Gedung Bagindo Aziz Chan Kantor Balai Kota Padang, Senin pagi (3/1), Ferimulyani dilantik Wako Hendri Septa bersama sejumlah pejabat lainnya. Kepala Dinkes yang dikenal ramah melayani wartawan seputar vaksinasi Covid-19 itu kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Padang, Budi Syahrial menilai rotasi dan mutasi jabatan Eselon II yang dilakukan Wali Kota Padang, Hendri Septa tidak sesuai kompetesi yang dimiliki ASN dan janggal. Apalagi selama ini Fermulyani dinilai sangat baik dalam melakukan kerja untuk mengejar target vaksinasi. Bahkan, di akhir tahun 2021, capaian vaksinasi di Kota Padang sudah di angka 79 persen.
“Aneh-aneh saja yang dibuat Wako. Masa ASN dibidang kesehatan ditempatkan di surat menyurat,” ujar kader Gerindra ini, Senin (3/1).
Budi pun mempertanyakan tugas dan fungsi Baperjakat yang telah ada. Ia menegaskan, jika tidak mampu bekerja, kasihkan pada yang ahlinya. Jangan dipegang semuanya, akibatnya urusan menjadi kacau.
“Kalau begini Baperjakat hanya tubuhnya saja ada. Namun pergerakannya tidak full,” tukas Budi.
Ia menyarankan, Wako mengembalikan jabatan yang tidak sesuai dengan tupoksi yang dimiliki ASN. Agar kinerja pemerintahan tidak kacau dan target PAD yang diberikan pada OPD tidak abu-abu hasilnya nanti.
“Tempatkanlah lagi ke jabatan lama. Jika mau diganti juga di posisi yang searah lah. Jangan asal cokok saja,” tegasnya.
Di sisi lain, Budi juga meminta kepada Plt Kepala Dinkes yang nantinya akan dilantik oleh Wako harus bisa mengejar capaian vaksinasi 100 persen. Apalagi, vaksinasi tingkat lansia yang masih sangat rendah.
“Sekarang kan masih kosong jabatan Kepala Dinkes. Katanya akan di-Plt-kan Kepala Dinkes pengganti Fermulyani. Jika sudah ada, pejabat yang baru harus bekerja keras untuk mencapai target 100 persen dan tetap menjaga agar kasus Covid-19 di Kota Padang tidak melonjak lagi,” beber Budi.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Padang, Azwar Siry mendukung rotasi dan mutasi jabatan yang dilakukan Wako dan meminta kepada ASN yang dilantik untuk bekerja secara maksimal dan beradaptasi dengan OPD yang ditetapkan sekarang.
“Kita tak bisa menghalangi, karena itu adalah hak prerogratif Wako,” ujar kader Demokrat ini.
Ia menyampaikan selamat bertugas dan bekerja bagi kepala OPD yang baru dilantik serta saling koordinasi dalam bekerja. Supaya maksimal hasilnya dan target yang diberikan tercapai.
Terpisah, Pj Sekda Kota Padang Arfian mengungkapkan, saat ini Plt Kepala Dinkes dijabat oleh Didi Ariyadi. Didi saat ini adalah Asisten II Pemko Padang yang juga Plt Kepala Disdukcapil Kota Padang. “Untuk saat ini Plt Kepala Dinkes Padang dijabat oleh Didi Ariyadi,” kata Arfian, kemarin.
Wako Hendri Septa Lantik 9 Pejabat Eselon II
Untuk diketahui, di awal tahun 2022 Pemko Padang melakukan mutasi dengan bagi Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II). Sebanyak sembilan orang pejabat eselon II resmi dilantik Wali Kota Padang Hendri Septa berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Padang No. 476 Tahun 2021 di Gedung Bagindo Aziz Chan Kantor Balai Kota Padang, Senin pagi (3/1).
Ada beberapa nama yang saling bergeser menempati jabatan baru. Namun dari sembilan nama yang dilantik, ada satu orang pejabat baru namun muka lama yakni Yosefriawan yang kini mengisi jabatan Kepala Bapenda Kota Padang.
Mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Agam itu resmi menggantikan Al Amin yang kini menempati jabatan sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Selain itu pejabat eselon II yang dilantik adalah Syuhandra yang sebelumnya Kepala Dinas Koperasi dan UKM sekarang menempati jabatan baru sebagai Kepala Inspektorat Kota Padang.
Selanjutnya Tri Hadiyanto sebelumnya Plt Kepala Dinas PUPR resmi menjabat Kepala Dinas PUPR disusul Ferimulyani yang sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan kini menempati Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Sementara itu Mursalim sebelumnya Kepala Dispora menempati jabatan Kasat Pol PP yang ditinggalkan Alfiadi yang kini menempati jabatan Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan.
Sedangkan posisi yang ditempati Mursalim sebelumnya, kini diisi Afriadi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial. Selain itu Dian Fakri sebelumnya Kepala Dishub kini berpindah jabatan sebagai Kepala Disnakerin.
Dalam sambutan dan arahannya Wali Kota Hendri Septa menyampaikan pelantikan ini sangat diharapkan dapat memberikan motivasi dan kekuatan baru bagi roda birokrasi Pemko Padang terutama bagi pejabat baru yang dilantik.
Ia menjelaskan, pelantikan tersebut telah sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan yang berlaku dan telah mendapatkan pertimbangan dari Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) terkait pengisian JPT Pratama.
Selain itu dasar pelantikan juga disusul telah didapatinya rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sesuai dengan surat nomor: B-4825/KASN/12/2021 tanggal 28 Desember 2021 perihal Rekomendasi Hasil Uji Kompetensi PPT Pratama dalam rangka Mutasi di lingkungan Pemko Padang.
“Kita tentu berharap, semua pejabat yang dilantik hari ini mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. Sehingga dapat menjawab tantangan dan persoalan yang ada di SKPD-nya masing-masing. Para pejabat yang dilantik harus memperhatikan soliditas, loyalitas dan totalitas bekerja di SKPD-nya masing-masing. Begitu juga harus bisa merespon harapan dan keinginan masyarakat Kota Padang secara cepat, tepat dan baik,” ujar Hendri Septa.
“Untuk itu kepada para pejabat struktural dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), marilah bekerja dengan total dan berikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Padang itu membeberkan bahwa mutasi jajaran pejabat struktural adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta bagian dari pola pengembangan dan pembinaan karir pegawai.
Lebih lanjut jelasnya, adapun terkait posisi jabatan struktural eselon II yang masih kosong saat ini akan diisi Pelaksana Tugas (Plt) dan ke depan akan di Pansel-kan untuk pengisiannya sesuai aturan yang berlaku.
“Mari kita melaksanakan tugas baru dengan penuh tanggung jawab, profesional dan senantiasa meningkatkan kapasitas diri. Begitu juga motivasilah diri kita dengan ‘Gerakan Ayo Kerja’ yang telah dicanangkan secara nasional untuk membangkitkan semangat kerja dan mengabdi dalam pelayanan kemasyarakatan dan meningkatkan kemajuan pembangunan Kota Padang tercinta ini.”
“Saya yakin dan percaya kita semua akan mampu menjadikan Pemko Padang terus menjadi yang terbaik dan membanggakan. Untuk itu mari kita semua fokus untuk kemajuan Kota Padang. Baik dalam segi pendidikan, perdagangan dan pariwisata. Sehingga terwujudnya visi Kota Padang yakni mewujudkan masyarakat Kota Padang yang madani berbasis pendidikan, perdagangan dan pariwisata unggul serta berdaya saing,” pungkas Wako. (ade)






