METRO SUMBAR

Gubernur Sumbar Mahyeldi, 1.000 Titik Ganti Rugi Tol Padang-Pekanbaru Tuntas Dibayarkan

0
×

Gubernur Sumbar Mahyeldi, 1.000 Titik Ganti Rugi Tol Padang-Pekanbaru Tuntas Dibayarkan

Sebarkan artikel ini
SURAT GANTI RUGI— Gubernur Sumbar Mahyeldi didampingi Wakil Bupati Padangpariaman Rahmang lihatkan surat tanda ganti kerugian tanah warga yang terkena pembangunan jalan tol.

PARIKMALINTANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat Mahyeldi didampingi Wakil Bupati Padang Pariaman Drs. Rahmang, M.M. menyaksikan proses pembayaran ganti kerugian tol ruas Padang-Pekanbaru Seksi Kapalo Hilalang-Si­cincin-Lubuk Alung-Pa­dang, pada Kamis (30/12) di Hall IKK (Ibu Kota Kabupa­ten) Nagari Parik Malintang Kecamatan Enam Ling­kung.

Juga terlihat hadir da­lam acara itu, Staf Ahli Gubernur Sumbar Syafrizal, SH. Perwakilan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Perwakilan BIN Daerah Sumatera Barat, Polres Padang Pariaman dan Ko­dim 0308 Pariaman, Pejabat Pembuat Komitmen Kementrian PUPR, Kepala Bagian Dana dan Jasa Kanwil BRI Cabang Padang, Kabid Pengadaan Tanah dan Pengembangan Yuhendri, S.Si. Plt. Camat Lubuk Alung Zarmiati, S.AP. MM, Kabag TPKS Setdakab. Wirson, S.Sos. MM dan di masyarakat penerima uang ganti kerugian tol ini.

Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan tol ini. Sehingga, biaya ganti kerugian dapat dibayarkan pada hari ini, dengan tertib dan lancar.

“Hari ini merupakan pertemaun yang ke-16, untuk pembayaran ganti ke­rugian tol ruas Padang-Pekanbaru Seksi Kapalo hilalang-Sicincin-Lubuk A­lung-Padang ini. Dimana sudah selesai dibayarkan kurang lebih 1000 titik, jadi tinggal tugas Hutama Kar­ya untuk pelaksanaan pem­bangu­nan selanjutnya. Sejak dilantiknya Bupati dan Walikota se Suma­tera Barat pada Februari hari lalu, dua tugas utama yang ditekankan yakninya penanggulangan covid dan kelancaran pembangunan termasuk jalan tol. Yang menjadi tugas kami dalam pembangunan tol ini, yak­ninya sosialisasi dan pe­netapan lokasi, ketika penetapan lokasi telah dilaksanakan maka pemba­ngu­nan tol ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar Gubernur yang akrab disapa Buya ini.

Baca Juga  Pengurus IKBT Jabodetabek 2023-2026 Dikukuhkan

Ia juga menambahkan, bahwa tidak ada pihak yang menghambat pelaksanaan tol ini. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang ingin daerahnya juga dilalui jalur tol, karena tol ini sangat banyak manfaatnya dan memberikan keuntungan untuk kita semua. Terutama dalam membangkitkan perekonomian dan membuka lapangan usaha, ketika tol ini telah selesai diba­ngun nantinya.

“Pergunakan ganti ke­rugian tol ini dengan sebaik-baiknya serta guna­kanlah untuk hal yang bermanfaat. Sehingga, uang ini tidak habis secara percuma,” harap gubernur mengakhiri.

Sebelumnya, Wakil Bupati Padang Pariaman Rah­mang dalam sambutannya mengatakan. Pada hari ini, akan diserahkan ganti kerugian untuk 33 bidang de­ngan dana lebih kurang Rp. 34 Milyar Yang diberikan oleh Pemerintah kepada masyarakat nagari Sungai Buluh Selatan, Sungai Buluh Barat, Nagari Lubuk Alung dan Nagari Sicincin.

Baca Juga  UMKM menjadi Ujung Tombak Perekonomian Kota Payakumbuh

“Semoga ganti kerugian ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat yang menerima dan dapat dipergunakan terhadap keperluan jangka panjang. Seperti membelikan tanah kembali sebagai investasi atau membangun usaha yang dapat menunjang perekonomian. Kami juga berharap, dengan adanya pembangunan jalan tol ini dapat menjamin keberlangsungan program pembangun nasional dan bermanfaat untuk kese­jah­tera­an masyarakat,” jelasnya.

Kepala Bidang Penga­daan tanah dan Pengembangan BPN Sumbar Yuhendri, S.SIT, MH. dalam laporannya menyampaikan. Hasil inventarisasi dan identifikasi sebanyak 1.486 bidang, pengumuman 1.471 bidang, penilaian 1.232 bi­dang, dan musyawarah 1.083 bidang. Sementara target berikutnya, untuk kelengkapan dokumen sebanyak 226 bidang yang sudah dimusyawarahkan dan 203 bidang yang dalam penilaian, progres secara keseluruhan kegiatan pe­ngadaan tanah ini sesuai dengan tahapannya sudah sebesar 77 persen. Dimana, biaya ganti kerugian ini diberikan langsung oleh Kementrian PUPR.

“Kami harapkan kepada masyarakat yang terkena dampak tol ini yang belum menerima uang ganti kerugian, insyaallah jika hal ini segera dipenuhi mudah-mudahan dapat kita serahkan uang ganti kerugian kepada semua pemiliknya,”tutupnya. (efa)