PARIWARA

Pedagang Ikan dan IPKKS Siap Bersinergi dengan Disperdag Padang

0
×

Pedagang Ikan dan IPKKS Siap Bersinergi dengan Disperdag Padang

Sebarkan artikel ini
Ketua Ikatan Pedagang Ikan Pasar Raya Padang Awaluddin, di dampingi anngota pedagang ikan yang jualannya sepi pembeli di jalan pasar baru tempat terminal bemo yang lama.

PADANG, METRO–Pedagang mengeluhkan keadaan Pasar  Raya Padang sepi pembeli sejak pandemi Covid-1. Kondisi ini terjadi karena berkurangnya masya­rakat berbelanja di Pasar Raya.

Ketua Pedagang Ikan Pasar Raya Kota Padang, Awaluddin mengatakan, pedagang ikan yang jumlahnya 163 pedagang, mengalami penurunan pendapatan lebih 50 persen. Ditambah lagi faktor cuaca yang menyebabkan kurangnya pasokan ikan dan terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok. Hal ini otomatis berdampak pendapatan pedagang jauh berkurang.

Ditambah lagi penertiban pedagang yang berimbas kepada pedagang. “Untuk itu marilah bersama-sama kita bisa memulihkan perekonomian ini. Pasar milik kita bersama. Mari kita duduk bersama dan saling merangkul. Kita minta kepada semua pihak tidak saling menyalahkan,” ajaknya.

Awaluddin tidak memungkiri Dinas Perdagangan (Disperdag) Kota Padang telah bekerja semaksimal mungkin. Dirinya juga meminta jangan ada pengusuran atau pemindahan pedagang. Karena kondisi ekonomi pedagang juga sedang kurang baik.

Baca Juga  Jup Kelly Terpilih Jadi Ketua Forum Anak Nagari Rawang Sakato

“Harapan kita bersama, bagaimana Anggota DPRD Kota Padang dan Dinas Perdagangan Kota Padang, serta Ketua-ketua Pedagang untuk bisa mencarikan solusi ja­ngan sampai kita merugikan pedagang di masa pandemic Covid-19 ini,” harapnya.

“Untuk aturan boleh saja. Tapi kita juga harus melihat dari sisi sosial ekonomi. Kondisi pedagang sekarang tidak normal. Yang penting ditata de­ngan rapi pedagang pasar. Jangan dipindahkan dari tempat yang ada sekarang. Karena jual beli masih sepi,” tegas Awaluddin, Kamis (30/12) di Pasar Raya Padang

Ketua Umum Ikatan Pedagang Kecil Kreatif Sakato (IPKKS), Fatrucia Halona mengatakan, dengan anggotanya berjumlah sekitar 700 orang, kondisi pedagang saat ini lagi sulit di masa pandemi Covid-19. Hal ini karena berkurangnya transaksi jual beli di Pasar Raya.

“Banyak sektor ekonomi menurun. Kami minta semua pihak bisa memberikan solu­sinya kepada pedagang. Kita tidak saling menyalahkan. Bagaimana peningkatan eko­nomi masyarakat di Pasar Raya bisa normal kembali,” harapnya.

Baca Juga  Launching MTQ Nasional ke XXVIII Digelar Virtual, Jadi Tuan Rumah, Menag RI Apresiasi Kesiapan Sumbar

“Mari segera kita cepat bangkit dan Dinas Perdaga­ngan Kota Padang bisa juga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Kita lihat kinerja Dinas Perdagangan Kota Padang sudah cukup maksimal sekali dalam me­ningkatkan PAD jangan di­salahkan Dinas Perdagangan Kota Padang,” ujarnya.

Fatrucia juga mengha­rapkan kepada Anggota IPKKS bisa meningkatkan pen­dapatan untuk berjualan di Pasar Raya Padang.

Wakil Ketua IPKKS Alamsyah menambahkan, untuk kinerja, Dinas Perdagangan Kota Padang sudah cukup maksimal. “Tinggal dari kita bagaimana pedagang menjaga aturan  yang telah kita se­pakati bersama dan ditaati . Mari kita duduk bersama sa­ling mencari solusi dan be­kerja demi kebaikan dan kelancaran masyarakat kita di Pasar Raya. Agar  bagaimana ekonomi bisa terangkat,” harapnya.(**)