TANAHDATAR, METRO–Bupati Tanah Datar Eka Putra berharap capaian vaksinasi Tanah Datar memakai data dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Itu disampaikannya, Selasa (28/101) saat Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Covid-19 bersama Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah secara virtual dari Indojolito Batusangkar.
“Menurut data KPCPEN, Tanah Datar capaian berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dosis I sudah 71,12 persen, dosis II 45,75, namun berbeda dari data Provinsi Sumbar masih 60,15 persen dan dosis II 39,06 persen,” katanya.
Dikatakan dia, perbedaan angka capaian itu tentunya turut mempengaruhi kinerja petugas di lapangan yang menurunkan 40 tim vaksinator setiap hari. Karenanya dibutuhkan tindak lanjut Gubernur.
“Pemerintah Daerah bersama TNI, Polri terus berusaha menggenjot vaksinasi melalui posko dan gerai vaksin. Ketika kerja keras dirasa tidak sebanding nilai capaian tentunya mengurangi spirit dan semangat kita,” ujar Eka.
Eka berharap data sasaran vaksinasi Covid-19 disesuaikan kembali, sehingga nilai capaian juga meningkat.
“Dari data kami ada 2000 lebih masyarakat yang sebagian berada di perantauan dan sebagian lagi meninggal dunia. Kami sudah sampaikan keluhan dan saran ini ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, namun sampai saat ini belum ditanggapi,” katanya.
Sementara itu Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan Pemprov Sumbar siap membantu Kabupaten/Kota melaksanakan vaksinasi.
“Pemprov siap membantu dengan menurunkan tenaga vaksinator ke Kabupaten/Kota. Namun tentu diharapkan dukungan mobilisasi dan kehadiran masyarakat oleh Pemerintah Daerah setempat,” katanya.
Bahkan untuk motivasi pencapaian target vaksinasi, tambah dia, Pemprov Sumbar menyediakan 5 paket umrah sebagai reward.
“Kita menyediakan reward umrah bagi desa/kelurahan/nagari terbaik dalam peningkatan vaksinasinya. Khususnya untuk 5 orang dari unsur Wali Nagari, Babinsa, Babinkamtibmas,” tukasnya. (ant)






