METRO SUMBAR

Bupati: Pandemi Covid-19 jadi Tantangan Besar

0
×

Bupati: Pandemi Covid-19 jadi Tantangan Besar

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN PIAGAM—Bupati Eka Putra serahkan piagam penghargaan tingkat kepatuhan tinggi dan Rapor Hasil Pemenuhan Komponen Standar Pelayanan Publik bagi perangkat

TANAHDATAR, METRO–Sebagian masyarakat menilai pemerintah belum optimal dalam memberikan pelayanan publik, dimana diakui pandemi Co­vid-19 mempengaruhi seluruh sektor kehidupan, terutama sektor ekonomi dan sosial.  Hal ini disampaikan Bupati Eka Putra pada a­cara  Penyerahan Piagam Penghargaan Tingkat Kepatuhan Tinggi dan Rapor Hasil Pemenuhan Kom­ponen Standar Pelayanan Publik Bagi Perangkat Da­erah dan Pemerintah Nagari serta Penyerahan Ha­diah Pemenang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Pemerintah Nagari.

Kegiatan yang turut dihadiri Wakil Bupati Richi Aprian, Sekda Iqbal Ramadi Payana, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat se Tanah Datar, Wali Nagari dan undangan lainnya, Senin (27/12/2021) di aula kantor Bupati di Pagaruyung.

”Pandemi Covid-19 men­jadi tantangan besar, kita saat ini di hadapkan situasi ketidakpastian dan dituntut bersiap hadapi perubahan. Namun ini juga menjadi momentum berbenah dan perbaiki kebijakan yang telah dibentuk selama ini,” kata Eka.

Sejalan hal itu, tambah Eka, pelayanan publik tetap dilaksanakan dengan melahirkan inovasi yang memberikan solusi dalam pe­ningkatan pelayanan publik, terutama dengan memanfaatkan kemajuan tek­nologi digital dalam memberikan pelayanan.

”Kita telah lahirkan Program Pelayanan Publik Tanah Datar di Ujung Jari atau Peluk Tanda Diri yang merupakan program i­no­vasi memberikan kemu­dahan dalam pengurusan administrasi kependudukan, penerbitan perizinan, serta pemberian perawatan kesehatan, dimana kegiatan ini melibatkan Pemerintah Nagari dan Petugas Registrasi Nagari,” terangnya.

Di kesempatan itu Bupati Eka Putra juga me­nyampaikan apresiasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Peme­rintah Nagari atas keberhasilan memperoleh nilai di atas 80 atau dengan tingkat kepatuhan tinggi dalam memenuhi komponen standar pelayanan publik di OPD masing-masing.

”Saya sampaikan apresiasi kepada 39 OPD dan 39 Pemerintah Nagari atas perolehan nilai di atas 80 dan peroleh prediket Ting­kat Kepatuhan Tinggi dan diharapkan melanjutkan dan melahirkan berbagai inovasi peningkatan pela­yanan publik kepada ma­syarakat,” katanya.

Dan kepada OPD ataupun Pemerintah Nagari yang masih berada di ting­kat sedang ataupun ren­dah, kata Eka, diminta kepada dinas terkait, seperti Dinas PMDPPKB bersama bagian Organisasi dan Camat bersinergi melakukan pembinaan.

”Tahun depan tidak ada lagi Pemerintah Nagari mendapat predikat tingkat kepatuhan sedang ataupun rendah, harus kepatuhan tinggi. Namun tidak hanya sebatas memenuhi komponen standar pela­yanan saja, namun SDM harus lebih baik,” tukas­nya. (ant)