AGAM, METRO–Sebanyak 47 personel pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tanjung Mutiara masa bakti 2020-2025, resmi dikukuhkan, di aula kantor Camat Tanjung Mutiara, Minggu (26/12). Pengukuhan itu dilakukan Ketua MUI Kabupaten Agam, Dr Muhammad Taufiq. Turut disaksikan Bupati Agam diwakili Asisten Administrasi Umum, Junaidi, dan Camat Tanjung Mutiara Hidayatul Taufik.
Tema yang diangkat dalam pengukuhan itu adalah “Melalui pengukuhan ini, jadikan MUI sebagai filter derasnya budaya non muslim merusak moral umat Islam di era digital saat ini”.
Ketua MUI Kabupaten Agam, Muhammad Taufiq mengatakan, MUI memiliki peran penting dalam mensyiarkan agama Allah SWT untuk memperkuat dan membentengi akidah umat Islam. Dilantiknya kepengurusan yang baru, menurutnya merupakan langkah awal kembali untuk memperbaharui organisasi untuk lebih baik lagi.
“Masuknya saudara dalam pengurus MUI merupakan suatu apresiasi yang luar biasa. Karena, kerjanya ikhlas. Baban barek singguluang batu, upek puji sudah pasti kita dapat. Tapi, niscaya semua perbuatan baik kita akan dibalas oleh Allah SWT,” ujar Taufiq.
Sebagai mitra kerja pemerintah, pesannya MUI diharapkan bisa bergandengan tangan dalam membantu persoalan di tengah masyarakat. “Bangunlah sinergisitas program yang dibuat nanti, dengan program pemerintah yang sudah jalan,” pinta Taufiq.
Menanggapi pelantikan itu, Asisten Administrasi Umum, Junaidi berharap, pengurus yang baru dapat membuat terobosan-terobosan untuk kemajuan organisasi dan masyarakat Kabupaten Agam di masa mendatang.
“Untuk itu kami harapkan agar mensinkronkan programnya dengan pemerintah daerah, sehingga program yang disusun dapat menyentuh kepentingan masyarakat,” harap Junaidi.
Asisten berharap, MUI dapat meningkatkan kehidupan bermasyarakat yang madani berlandaskan ABS-SBK. Kemudian bersama-sama antara pemerintah daerah untuk membangun dan mendorong terbentuknya pondok Al-Qur’an dan rumah tahfiz. “Selanjutnya, tingkatkan peran ninik mamak, pemangku adat, organisasi kemasyarakatan dalam mendukung program pemerintah daerah,” ujarnya. (pry)





