SOLOK, METRO–Diperkiraka puncak arus libur Natal dan tahun baru pada 2021 ini diprediksi terjadi di H-5, sedangkan arus balik libur tahun baru terjadi H+7. Untuk mengantisipasi arus lalu lintas libur Natal dan Tahun Baru 2021, jajaran Polres Solok menyiagakan dua pos pengamanan (Pospam) untuk operasi lilin yang ditabuh Kamis (23/12) lalu hingga 10 hari kedepan.
Kapolres Solok AKBP Apri Wibowo melalui Kasatlantas Iptu Feri Yuzaldi kepada POSMETRO mengatakan, dua pos pengamanan dalam Operasi Lilin tahun 2021, pos pengamanan By Pas Selayo Kecamatan Kubung dan Pos pengamanan Air Batumbuek, Kecamatan Gunung Talang.
Disebutkan Feri Yuzaldi, salah satu atensi petugas dalam Operasi Lilin 2021, libur panjang dalam momen Nataru berpotensi meningkatkan kunjungan ke berbagai objek wisata di wilayah Kabupaten Solok. “Kita mencegah keramaian, jangan sampai momen Nataru 2021 menimbulkan klaster baru Covid-19,” kata Kapolres AKBP Apri Wibowo melalui Kasatlantas Iptu Feri Yuzaldi.
Disebutkan, untuk para pengguna jalan lintas Sumatera diminta untuk lebih bijaksana. Selain kesiapan kendaraan yang akan digunakan, pengaturan jadwal keberangkatan dan rencana kembalinya perlu diatur menghindari penumpukan di tempat dan waktu yang sama.
Selain itu pastikan kenyamanan berkendaraan, kesiapan kondisi main road yang semakin lebar dan bebas hambatan, sehingga ketertiban, keamanan dan kelancaran berlalu-lintas tercipta.
Menurut Kasatlantas Iptu Feri Yuzaldi, Operasi Lilin 2021 akan dilangsungkan selama 10 hari ke depan, mulai dari 24 Desember 2022 hingga 2 Januari 2022. “Selain pencegahan keramaian, operasi ditujukuan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas),” sebutnya.
Seperti diketahui ujar Feri Yuzaldi, bahwa pada momen pergantian tahun memang biasanya diramaikan oleh berbagai kegiatan. Namun karena masih dalam masa pandemi Covid-19, masyarakat diimbau untuk tidak melaksanakan kegiatan yang mengundang keramaian di luar batasan yang ditetapkan. “Kita harap, momen Nataru berjalan dengan baik di Kabupaten Solok, selain polisi, butuh partisipasi masyarakat untuk mewujudkan Kamtibmas,” harap Feri. (ped)





