SOLOK/SOLSEL

Kemiskinan Masih jadi Masalah Klasik di Kota Solok

0
×

Kemiskinan Masih jadi Masalah Klasik di Kota Solok

Sebarkan artikel ini
HADIRI— Wakil Wali Kota Solok Ramadhani ketika menghadiri Soft Launching Daerah Penerima Percepatan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya.

SOLOK, METRO–Persoalan kemiskinan masih menjadi persoalan klasik bagi pemerintah daerah termasuk Pemko Solok. Untuk menekan angka kemiskinan, Pemerintah Kota (Pemko) Solok terus melirik program pemerintah pusat.

Salah satunya diakui Walikota Solok Zul Elfian, Pemko Solok berupaya me­­nurunkan angka kemiskinan melalui program Keluarga Harapan (PKH). Selain itu penyaluran zakat sebagai modal usaha dan beasiswa serta memberikan bantuan perbaikan rumah sehingga layak uni, juga menjadi harapan da­lam menekan angka kemis­kinan di Kota Solok.

“Angka kemiskinan di Kota Solok dari tahun ke tahun dapat ditekan. Dan ditahun 2022 mendatang persoalan kemiskinan ma­sih menjadi perhatian pemerintah daerah ” ujar Zul Elfian didampingi Wa­wako Ramadhani Kirana Putra.

Diakui Zul Elfian kemiskinan merupakan salah satu masalah yang mendapat perhatian paling besar. Dan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat pemerintah da­erah berusaha agar kinerja dalam program pengentasan kemiskinan semakin menurun.

Dalam penanggula­ng­an persoalan kemiskinan Pemerintah Kota Solok berupaya mendapatkan angka yang jelas. Tujuan agar bantuan lebih tepat sasaran.

Melalui program bantuan bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang juga terus dilakukan, diakui Zul Elfian juga membantu pemerintah daerah untuk menujudkan kehi­dupan masyarakat yang layak.

“Program bedah rumah ini untuk mengurangi beban masyarakat berpenghasilan rendah dalam me­wujudkan impiannya memiliki rumah layak huni,” jelasnya.  (vko)