AGAM/BUKITTINGGI

Proyek Drainase Primer masih Terbengkalai, Wali Kota Bukittinggi sudah Layangkan SP-2

0
×

Proyek Drainase Primer masih Terbengkalai, Wali Kota Bukittinggi sudah Layangkan SP-2

Sebarkan artikel ini
Pekerjaan Drainase Primer Belum Rampung Wako Sudah SP2
TERBENGKALAI— Pekerjaan proyek drainase primer di jalan utama Kota Bukittinggi masih belum tuntas. Wali Kota Bukittinggi Erman Safar sudah melayangkan surat SP-2 kepada kontraktor.

BUKITTINGGI, METRO–Pekerjaan proyek besar yang dilaksanakan di Kota Bukittinggi, drainase primer, memang masih belum rampung. Padahal, kontrak kerja dari pelaksana dengan Pemko Bukittinggi telah berakhir hingga 26 Desember mendatang.

Hal ini tentu saja menimbulkan persoalan di tengah-engah masyarakat. Karena akses jalan terganggu dan beberapa musibah yang menimpa masyarakat, juga terjadi karena dampak dari galian drainase tersebut.

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menjelaskan, pekerjaan drainase primer itu, sampai saat ini belum tuntas. Kontraknya akan berakhir pada tanggal 26 Desember 2021. Namun, dari hasil evaluasi yang dilaksanakan, diper­kirakan pekerjaan itu tidak akan selesai oleh rekanan sesuai kontrak kerja yang disepakati.

Baca Juga  Ketua DPRD Agam Pimpin Renungan Suci Peringatan Perang Manggopoh dan Perang Kamang

“Hasil evaluasi sesuai dengan ketentuan, diperkirakan pekerjaan itu tidak akan tuntas dilaksanakan rekanan sesuai kontrak. Ssaat ini mereka sudah berada pada posisi surat peringatan (SP-2) dan terancam akan diputus kontrak,” jelas Erman Safar, Rabu (22/12).

Atas permasalahan ini, Wako meminta maaf kepada warga dan pengunjung Bukittinggi yang menggunakan kelancaran arus lalu lintasnya terganggu dengan belum selesainya pekerjaan itu. Pemko akan menindak tegas para pelaksana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Kota Bukittinggi yang menggunakan jalan jalur Jalan Pemuda Perintis Kemerdekaan. Maupun kepada pedagang dan toko di kiri-kanan jalan yang terdampak dari pekerjaan tersebut. Permasalahan ini telah menimbulkan ketidaknyamanan. Kami akan bertindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Erman. (pry)

Baca Juga  Turnamen Sepak Bola IPMK Cup II Ditabuh Bupati Agam, Diharapkan bisa Lahirkan Atlet Sepakbola