AGAM/BUKITTINGGI

Kemasan Menarik, Konsumen Berbelanja

0
×

Kemasan Menarik, Konsumen Berbelanja

Sebarkan artikel ini
AM, METRO Saat berbelanja produk terutama jenis makanan, apa yang pertama kali kita lihat? Mayoritas orang pasti mengatakan kemasan.

AGAM, METRO–Saat berbelanja pro­duk terutama jenis makanan, apa yang pertama kali kita lihat? Mayoritas orang pasti mengatakan kemasan. Kemasan yang menarik dan bagus dianggap menjamin kualitas dari isi di dalamnya. Itu salah satu fungsi dari kemasan, untuk menarik konsumen. Demikian di­sampaikan Kepala Dinas Perindustrian Perdaga­ngan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Agam, Dedi Asmar saat memberikan materi di hadapan pelaku UMKM di Nagari Nan Tujuah Kecamatan Palupu­ah, Senin (20/12) di kantor wali nagari Nan Tujuah.

Menurutnya, sangat disayangkan apabila pro­duk unggul tidak mampu menembus pasar hanya karena kemasannya tidak menarik atau kurang mem­beri informasi yang dibutuhkan konsumen. “Apalagi di Palupuh khu­susnya Nagari Nan Tujuah memiliki produk unggulan seperti rajuk ba­rendo yang memiliki kualitas dan keunikan tersendiri,” ujar Dedi, di hadapan puluhan pelaku UMKM.

Minimnya informasi tentang pentingnya kemasan terhadap pemasaran produk, menurutnya, menjadi salah satu alasan banyaknya produk UM­KM yang masih susah untuk bersaing di pangsa pasar. Kondisi saat ini, masih ada sebagian pe­laku UMKM yang tidak memperhatikan kemasan yang dibuat, sehingga produk tersebut kurang memiliki nilai jual lebih di mata konsumen. Selain itu, ketatnya persaingan pasar juga meng­akibatkan banyaknya pro­duk UM­KM kurang laku karena memiliki desain kemasan yang tidak menarik.

Saat memperhatikan kemasan, jelasnya, desain pada kemasan harus bisa menyampaikan komunikasi dari produk tersebut. Dedi juga menjelaskan desain kemasan yang menarik terbukti mendukung produk untuk le­bih laku dan dapat dijual de­ngan harga yang lebih mahal. Hal ini bisa membuat para pelaku UM­KM men­dapatkan keuntu­ngan yang lebih besar.

Fungsi kemasan pada sebuah produk adalah hakikatnya menarik konsumen agar menyukai dan membeli produk kita. Ka­rena, aspek kreativitas (produk) dapat memba­ngun persepsi konsumen. “Untuk itu, teruslah upgrade pengetahuan-pe­ngetahuan seputar usaha kita. Seperti, searching di internet mengenai kombinasi warna atau sema­camnya sehingga tidak ketinggalan dengan selera pasar,” pinta Dedi. (pry)