BERITA UTAMA

Disetop untuk Vaksin malah Nyaris Tabrak Polisi di de­pan markas Polsek IV Nagari, Pemuda Pengangguran Ternyata Bawa Sabu

0
×

Disetop untuk Vaksin malah Nyaris Tabrak Polisi di de­pan markas Polsek IV Nagari, Pemuda Pengangguran Ternyata Bawa Sabu

Sebarkan artikel ini
PENGEDAR DITANGKAP—Jajaran Polsek IV Nagari mengamankan pemuda pengangguran berinisial GS (18) yang kedapatan membawa tujuh paket sabu saat pelaksanaan vaksinasi.

AGAM,METRO–Takut ditangkap gara-gara membawa sabu, se­orang pemuda pengang­gu­ran yang mengendarai se­pe­da motor ini langsung tancap gas hingga nyaris menabrak Polisi yang se­dang menyo­sia­lisasikan vak­­sinasi Covid-19 di de­pan markas Polsek IV Nagari, Kabupaten Agam, Kamis (16/12).

Untung saja, Polisi bernama Aipda Priaman dengan sigap mengelak hingga kecelakaan berhasil dihindari. Namun, karena aksi pemuda berinisial GS (18) itu membahayakan, Polisi yang ramai di lokasi langsung menghadang dan menghentikan laju sepeda motor tersebut.

Saat dihentikan itulah, pemuda pengangguran itu malah gugup dan salah tingkah sehingga membuat petugas curiga dengan gelegat pelaku. Bahkan, pelaku pun sempat membuang kotak kecil bewarna oranye, tetapi berhasil digagalkan petugas, karena langsung memegang tangan pelaku.

Petugas selanjutnya mencek isi kotak bewarna oranye yang di genggaman tangan pelaku. Alhasil, setelah kotak dibuka, ternyata berisi tujuh paket kecil sabu siap edar. Saat itu juga petugas mengamankan pelaku bersama barang bukti di Mapolsek IV Nagari untuk pengembangan kasus.

Kapolsek IV Nagari Ip­tu Alwizi Syafriadi, Menjelaskan penangkapan satu orang pelaku yang membawa narkoba tersebut berawal dari kegiatan jajarannya menyosialisasikan vak­sin kepada masyarakat yang melintas di depan Mako Polsek IV Nagari.

“Pada awalnya kegiatan sosialisasi dan vaksinasi kepada masyarakat berjalan dengan lancar dan aman. Mulai dari pukul 07.00 wib gerai vaksin yang kami buat banyak pengunjung karena tempat kegiatan mudah di akses ma­syarakat, petugas tenaga medis pun banyak di sediakan sehingga masyarakat tidak antri lama lama,” ungkap Iptu Alwizi.

Hanya saja, sekira pu­kul 12.00 WIB, dijelaskan Iptu Alwizi, petugas  menyetop sebuah sepeda motor Honda Vario yang me­laju kencang dari arah Lubuk Basung menuju Pasaman. Saking kencangnya, Kanit Provos Apida Priaman Dachi hampir tertabrak.

“Namun karena kesigapan personel, kecelakaan bisa dihindari, dan pengendara yang ugal ugalan tersebut pun bisa disetop tepat di depan Mako Polsek IV Nagari. Setelah itu, pengendara memperlihatkan gerak gerik yang mencuri­gakan, seperti orang parnok dia berusaha membuang sesuatu,” ujar Iptu Alwizi.

Ditambahkan Iptu Alwizi, pelaku tak sempat membuang barang tersebut, lantaran tangan pelaku langsung dipegang oleh personel. Setelah diperiksa, ternyata yang di tagan pelaku merupakan tujuh bungkus kecil yang berisi sabu sap edar.

“Tujuh bungkus sabu tersebut diletakan di dalam sebuah kotak kecil berwarna oranye yang berkemungkinan untuk mengelabui petugas apabila ada pemeriksaan,” ulasnya.

Iptu Awizi menegaskan, hasil interogasi, pelaku GS berstatus pengangguran, warga Lubuk Basung ini mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang bernama RT, yang tinggal di Sago, Lubuk Basung.

“Mendapatkan informasi tersebut jajaran Pol­sek IV nagari berusaha melakukan pengembangan kepada RT. Hanya saja, sampai saat sekarang ma­sih dilakukan pencarian. Untuk pelaku sendiri se­karang sudah kami serahkan kepada Unit Res Nar­koba Polres Agam untuk di lanjutkan pemeriksaanya,” pungkasnya. (pry)