PADANG, METRO–Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Heri Nofiardi mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
Menurutnya langkah pengamanan libur Nataru sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya, dari pemerintah secara nasional, tingkap provinsi maupun kabupaten kota.
Untuk pengamanan Nataru di Provinsi Sumbar nanti akan mulai dilaksanakan 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 nanti. Termasuk juga kesiapan armada untuk antisipasi lonjakan penumpang yang berlibur pada Nataru nanti.
“Kesiapan armada sudah kita lakukan untuk antisipasi lonjakan penumpang Nataru. Jadi semuanyanya mencukupi, baik itu armada taxi, AJAP, AJDP, AKDP, AKAP. Semuanya cukup melayani,” ungkap Heri, saat uji coba jalur kereta api (KA) Simpang Haru-Pauh Lima, Rabu (15/12).
Selain persiapan armada, pengaman juga dilakukan untuk antisipasi kemacetan dan daerah rawan kecelakaan. “Kita sudah identifikasi daerah yang rawan macet dan menyiapkan jalur alternative serta antisipasi daerah rawan kecelakaan,” ungkap Heri.
Heri menambahkan, di masa pandemi Covid-19 ini, cukup banyak aturan dari beberapa menteri yang dikeluarkan menghadapi Nataru ini, Seperti Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19, Instruksi Mendagri dan SE Menteri Kesehatan serta adanya peraturan daerah.
Dengan adanya aturan ini, Heri menghimbau masyarakat Sumbar, agar jangan melakukan kegiatan di luar rumah selama libur Nataru, kecuali untuk memenuhi kebutuhan primer yang berdampak rawan macet dan resiko kecelakaan.
Masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi juga dihimbau agar tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Pakai masker, hindari kerumunan, cuci tangan,” tegasnya.
Selain mengamankan lalulintas selama libur Nataru, Dishub Sumbar juga akan melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk sopir angkutan nantinya.
“Untuk kegiatan vaksin untuk sopir ini akan kita rapatkan dengan Dinas Kesehatan dan BPBD Sumbar. Kita akan buat dan kirimkan SE untuk angkutan khusus seperti travel untuk laksanakan vaksin serta penerapan prokes,” terangnya.(fan)






