METRO SUMBAR

Mendes PDT: Transmigrasi Tingkatkan Pemerataan Pembangunan

0
×

Mendes PDT: Transmigrasi Tingkatkan Pemerataan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
DIALOG—Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal & Transmigrasi RI Transmigrasi, Dr. (HC) Drs. A. Halim Iskandar, M.Pd di Pesisir Selatan, dialog dengan Gubernur Sumbar Mahyledi, Minggu (12/12).

PESSEL, METRO–Program transmigrasi yang telah diformalkan sejak kepemimpinan Pre­si­den RI pertama Soekarno terbukti mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh daerah di Indonesia dan memperkuat nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika. “Hari ini kita menyaksikan, kalau waktu itu Bung Karno tidak menformalkan transmigrasi, kita belum tentu akan melihat keberhasilan pemerataan pembangunan seluruh tanah air seperti sekarang. Karena itu layak kita menyukuri adanya program ini,” kata Menteri Desa, Pemba­ngu­nan Daerah Tertinggal & Transmigrasi RI Transmigrasi, Dr. (HC) Drs. A. Ha­lim Iskandar, M.Pd di Pesisir Selatan, Sumbar, Minggu (12/12).

Ia mengatakan itu saat menjadi Inspektur Upacara dalam rangka memperi­ngati Hari Bhakti Transmigrasi ke-71 di Kantor Bupati Pesisir Selatan.

Menurutnya peringatan Hari Bhakti Transmigrasi itu dilakukan secara saremonial setiap tahun, meskipun seharusnya dilakukan se­tiap hari sebagai wajud syukur kepada keluarga telah mendharmabaktikan dirinya untuk kepentingan pemerataan pembangu­nan, penguatan ekonomi, kesejahteraan Bangsa Indonesia melalui program transmigrasi.

“Wujud rasa syukur kepada manusia pada ha­kikatnya adalah bersyukur kepada tuhan. Karena itu peringatan Hari Bhakti Trans­migrasi dilakukan dengan beragam kegiatan dan puncaknya upacara di Pesisir Selatan,” katanya.

Ia mengatakan program transmigrasi tidak boleh berhenti karena efek­nya bagus bagi peme­ra­taan pembangunan, pe­nguatan Bhineka Tunggal Ika. Terbukti masyarakat dari berbagai daerah, suku dan agama bisa bersatu dalam kesatuan kawasan.

Tentu program itu ha­rus diikuti berbagai upaya perubahan yang bersifat pa­radigmatik, kebijakan dan teknis seiring tuntutan zaman. Pengelolaan penataan dan perencanaan trans­migrasi saat ini tidak bisa disamakan dengan masa lalu. Harus menyesuikan kondisi zaman, mulai perencanaan tata lokasi, akses yang dipersiapkan dan menajemen pengelolaan lahan. “Kita berharap transmigrasi semakin bagus dan memberikan harapan baru. Tanggung jawab untuk peningkatan kawa­san yang sudah ada membutuhkan dukungan semua pihak keluarga trans­migrasi, pemerintah daerah, provinsi hingga pusat,” katanya.

Sementara itu Gubernur Sumbar, Mahyeldi me­ngatakan Pemprov Sumbar mendukung program transmigrasi yang bertujuan untuk pemerataan pembangunan hingga pe­losok negeri. Hingga saat ini sudah banyak daerah di Sumbar yang menjadi lokasi transmigrasi, yang bisa bersatu dengan masya­rakat setempat sehingga mendorong percepatan pembangunan dan perekonomian daerah.

Usai upacara Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal & Transmigrasi RI Transmigrasi Ha­lim Iskandar menyerahkan Bantuan Sosial Budaya Sarana Rumah Ibadah Paket untuk MDA Islamic Centre KTM Lunang Silaut Kab. Pesisir Selatan dari Ditjen PPKTrans, Menyerahkan SHM di UPT. Padang Tarok, Kab. Sijunjung, dan Pe­nyerahan Bantuan serta Peninjauan Stand Pameran. Dan secara bersamaan ia juga menandata­ngani prasasti Pembangu­nan Kantor Wali Nagari, di Nagari Pulau Karam Ampang Pulai, dan pembangunan panggung kesenian pantai muaro bantiang nagari pulau karam ampang pulai serta pelantikan pengurus Persatuan Anak Trans­migrasi (PATRI) Sumbar.  Ikut dalam kegiatan itu Bupati Pesisir Selatan dan jajaran Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal & Transmigrasi RI serta Organisasi Perang­kat Daerah (OPD) Terkait. (fan)