SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

BUMNag Kupitan Dibekali Pemahaman dengan Workshop, Tingkatkan Kapasitas Pengurus BUMNag

1
×

BUMNag Kupitan Dibekali Pemahaman dengan Workshop, Tingkatkan Kapasitas Pengurus BUMNag

Sebarkan artikel ini
WORKSHOP— Bekali pemahaman, Bupati Sijunjung membuka workshop pengelolaan BUMNag yang ada di Kecamatan Kupitan.

SIJUNJUNG, METRO–Pengembangan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) diharapkan mampu menjadi pendorong dalam mening­katkan perekonomian dan kewirausahaan masyarakat di nagari atau desa. Hal itulah yang kini tengah digencarkan Pemerintah Kabupa­ten (Pemkab) Sijunjung.

Agar pengelolaan Bumnag yang bersumber dari dana nagari tersebut bisa berjalan tepat sasaran, Pem­kab Sijunjung pun gelar workshop terhadap seluruh nagari yang ada di Kecamatan Kupitan.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa menerangkan, pembekalan pemahaman tentang pengelolaan Bumnag dilakukan agar bisa berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat.

“Peran Bumnag menjadi salah satu penggerak eko­nomi dan kegiatan kewira­usahaan masyarakat di nagari. Agar bisa menjadi tepat sasaran, pembekalan wawasan seputar Bumnag ini perlu diberikan. Hendaknya setelah kegiatan workshop ini diberikan membawa kemajuan untuk BUMNag se-Kecamatan Kupitan,” harap Benny.

Baca Juga  Kecamatan Barangin jadi Kampung Bebas Narkoba

Workshop pengelolaan Bumnag itu dilaksanakan juga untuk mencari peluang dan potensi yang dimiliki nagari masing-masing. “Untuk menggali potensi dan peluang yang dimiliki nagari. Harus disesuaikan dengan potensi supaya hasilnya bisa maksimal. Banyak contoh Bumnag yang sukses menjadi penggerak ekonomi ma­sya­rakat, berkembang dan besar,” tutur Benny.

Pihaknya akan mendukung setiap kegiatan positif yang digelar oleh pemerintah nagari. “Pemerintah daerah akan mem-back up penuh agar Bumnag bisa berke­m­bang dan sukses,” ujar Benny.

Lebih lanjut Bupati Benny menyampaikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) setiap hari Sabtu dan Minggu ramai dikunjungi. “RTH dan pasar kuliner bisa menjadi target nantinya. Disana ramai pe­ngunjung, tapi tidak ada yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Peran ini bisa diambil Bumnag untuk mempromosikan produk daerah masing-masing dalam bentuk unit usaha,” sebut Benny.

Baca Juga  Semua Siswa SMP/MTs Sawahlunto Ikuti UNBK

Ketua Kerjasama Antar Nagari (BKAN) Kupitan Alfandri menyampaikan, workshop digelar untuk meningkatkan kapasitas pengurus Bumnag yang nantinya diharapkan dapat berguna untuk pengembangan unit-unit usaha di nagari. Kegiatan workshop untuk Bumnag se-Kecamatan Kupitan itu diikuti sebanyak 26 orang yang terdiri dari wali nagari, ketua BPN, pe­ngurus, pengawas. (ndo)