JAKARTA, METRO–Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo resmi melantik 44 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi ASN Polri. Pelantikan digelar di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/12) sore.
“Selamat bergabung bagi rekan-rekan untuk perkuat jajaran organisasi Polri dalam rangka perkuat komitmen terkait pemberantasan tindak pidana korupsi ini sejalan dengan arahan presiden pada saat pelaksama hakordia tadi pagi,” kata Sigit.
Sigit mengaku tidak meragukan kompetensi yang dimiliki oleh Novel Baswedan dan kawan-kawan. Sigit percaya tenaga mereka akan dibutuhkan dalam upaya penberantasan korupsi.
“Rekam jejak yang saya tidak ragukan lagi saya yakin rekan-rekan akan perkuat organisasi polri dalam rangka lakukan pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana negara kita saat ini sedang hadapi posisi sulit,” jelas Sigit.
Pengangkatan secara resmi dilakukan secara simbolik dengan menyerahkan Surat Keputusan Kapolri tentang pengangkatan. Sebelum upacara pelantikan, Novel Baswedan mengaku, siap melaksanakan tugas dalam pemberantasan korupsi bidang pencegahan.
“Pada dasarnya saya yakin, kami diharapkan bisa melakukan tugas-tugas dalam pemberantasan korupsi bidang pencegahan, tapi polanya dan segala macam nanti kita dibicarakan lebih lanjut,” kata Novel.
Novel berharap setelah menjadi ASN Polri, dia dan teman-teman eks pegawai KPK bisa membawa kemanfaatan bagi institusi Polri, bangsa dan negara.
“Pada intinya semoga nanti prosesnya berjalan lancar dan kemudian kegiatan kami untuk menjadi ASN Polri benar-benar bisa membawa kemanfaatan,” kata Novel.
Yudi Purnomo, eks pegawai KPK lainnya, mengatakan setelah pelantikan mereka akan mengikuti pelatihan orientasi selama dua pekan di Bandung.
Menurut Yudi, dirinya dan rekan-rekan telah menyiapkan barang bawaan untuk mengikuti pelatihan setelah pelantikan.
“Kami juga sudah membawa barang untuk kurang lebih selama dua minggu untuk orientasi,” kata Yudi. (jpg)






