METRO SUMBAR

Dekopin : Sumbar layak jadi Provinsi Koperasi Syariah Indonesia

0
×

Dekopin : Sumbar layak jadi Provinsi Koperasi Syariah Indonesia

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Ketua Umum Dekopin Pusat Dr. Drs. H.A.M. Nurdin Halid, Mahyeldi, Ir. H. Hendra Irwan Rahim, MM dan bersama undangan.

PADANG, METRO–Ketua Umum Dekopin Pusat Dr. Drs. H.A.M. Nurdin Halid menilai Sumatera Barat sangat layak dinobatkan sebagai Provinsi Ko­perasi Syariah karena ratusan koperasi konvensio­nal di daerah ini telah di­konversi menjadi koperasi syariah.

“Kalau pemerintah menetapkan Sumbar sebagai daerah pelaksana program waqaf uang, maka Dekopin juga akan menetapkan Sumbar sebagai Provinsi Koperasi Syariah pada Hari Koperasi Indonesia ke-75 pada Juli 2022,” katanya saat pelantikan Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) wila­yah Provinsi Sumatera Ba­rat masa bakti 2020-2025 di Padang, Sabtu (4/12).

Ia mengatakan koperasi di Sumbar tidak hanya tumbuh setiap tahun, tetapi juga memiliki ciri khas sendiri yaitu berbasis syariah.

Ia mengatakan Dekopin harus bisa mewadahi koperasi syariah yang ada di Sumbar seperti mewadahi koperasi konvensional yang telah dilakukan selama ini.

Dekopin Sumbar yang baru dilantik harus bisa bekerja ikhlas untuk memajukan kesejahteraan rakyat sesuai  Pasal 33 ayat 1 UUD 1945.

Baca Juga  DPC Hanura Payakumbuh Gelar Pendidikan Politik

Ia mengingatkan salah satu fungsi pengurus Dekopin adalah memperjuangkan cita nilai dan prinsip koperasi.

Cita-cita koperasi adalah sebagai soko guru perekonomian nasional. Nilai yang diperjuangkan adalah gotong royong dan prinsip kekeluargaan yang akan menciptakan persamaan dalam perbedaan.

Dekopin juga berfungsi mewakili koperasi dan men­jadi mitra strategis pemerintah.

Sementara itu Gubernur Sumbar, Mahyeldi me­ngatakan koperasi harus sukses di Sumbar karena Bapak Koperasi adalah o­rang Minang. “Malu kita kalau koperasi gagal di Sumbar karena sama artinya tidak menghormati tokoh kita sendiri,” katanya.

Karena itu Dinas Ko­perasi memiliki tugas berat untuk menumbuhkan, mem­perkuat daya saing dan menjadikan koperasi soko guru perekonomian. “Jangan bangga bisa me­nyelesaikan persoalan koperasi dengan membu­barkan. Banggalah saat koperasi kuat dan memberikan manfaat pada pe­re­konomian,” kata Mahyeldi.

Baca Juga  GOW Berdayakan Kaum Perempuan Produksi APD

Ia menyebut saat ini koperasi di Sumbar mencapai 4000-an unit. Sebagian telah dikonversi menjadi koperasi syariah yang sesuai dengan falsafah hidup masyarakat Minangkabau yaitu Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Gubernur Sumatera Ba­rat Mahyeldi melantik pim­pinan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) wila­yah Provinsi Sumatera Barat masa bakti 2020-2025 serta rakor Dekopinwil Prov. Sum­bar Dekopinda dan dinas yang membidangi koperasi kabupaten/kota se Sumbar, Acara di laksanakan di Grand Zury Hotel, Sabtu (4/12).

Pada kesempatan itu Gubernur melantik Ir. H. Hendra Irwan Rahim, MM Jabatan Ketua Dekopinwil Provinsi Sumatera Barat. Dan Dr. Drs. H.A.M. NURDIN HALID Ketua Umum Dekopin Pusat yang me­ngambil sumpah/janit.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi Sumbar, Pimpinan Bank Nagari, Ketua Dewan Pembina, Serta seluruh Pengurus Dekopin wilayah Sumbar yang telah dikukuhkan lainya. (fan)