METRO PADANG

Dukung Penerbangan Garuda untuk Haji dan Umrah, Andre Rosiade Minta Komitmen Menteri Erick Thohir

0
×

Dukung Penerbangan Garuda untuk Haji dan Umrah, Andre Rosiade Minta Komitmen Menteri Erick Thohir

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Berangkat Haji.

ADINEGORO, METRO–Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi urusan BUMN, Andre Rosiade mengapresiasi kinerja pemerintah Indonesia yang berhasil melobi pemerin­tah Arab Saudi untuk bisa mengizinkan jemaah Indonesia dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah.

“Alhamdulillah kami senang pemerintah Arab Saudi sudah memberikan persetujuan, dan kerja ke­ras pemerintah kita apre­siasi. Bagaimana pemerin­tah Indonesia telah berha­sil melobi pemerintah Arab Saudi bahwa insyaallah bulan Desember ini ja­maah umroh bisa berang­kat dan kita berdoa kea­daan Dunia semakin baik sehingga kita bisa berang­kat haji tahun depan,” kata Andre, dikutip Jumat (3/12).

 Hal tersebut diung­kapkan Andre pada saat saat rapat kerja, antara Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (2/12).

Baca Juga  Pemko Sosialisasikan Ranperda Perubahan APBD 2019
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.

Andre mendukung pe­nuh penerbangan Garuda Indonesia membe­rang­katkan jemaah haji dan umrah. Namun, Garuda Indonesia diminta tidak melaksanakan kerja sama codeshare dengan peru­sahaan penerbangan asing untuk dua hal terkait iba­dah umat Islam tersebut.

“Saya meminta ko­mit­mennya Kementerian BUMN bahwa code sharing itu tidak dilakukan untuk penerbangan haji dan um­rah terhadap maskapai Garuda Indonesia. Dan banyak juga jemaah haji dan umrah Indonesia yang membutuhkan pelayanan dari Garuda Indonesia,” jelasnya.

 Politisi Partai Gerindra itu juga mengingatkan Men­teri BUMN Erick Thohir dan manajemen Garuda Indonesia untuk memas­tikan keberangkatan haji dan umrah dilayani lang­sung oleh Garuda Indonesia, bukan perusahaan penerbangan asing.

Baca Juga  Wako Ajak ASN Kemenag Melayani Umat Beragama Sepenuh Hati

 ”Jangan sampai um­rah dan haji Indonesia diu­rus maskapai luar negeri. Tentu tidak sejalan dengan kebiasaan dan keberpiha­kan kita terhadap perusa­haan nasional,” kata ketua DPD Partai Gerindra Sum­bar ini.

 ”Biarkan Garuda Indonesia melakukan penerba­ngan ke Jeddah dan Ma­dinah untuk membawa ja­maah haji dan umrah, ka­rena bagaimanapun ini bisnis yang mengun­tung­kan bagi Garuda Indonesia,” pungkas Andre. (*/r)