METRO BISNIS

Buntut Refocusing Anggaran, Pimpinan MPR Minta Sri Mulyani Dicopot

0
×

Buntut Refocusing Anggaran, Pimpinan MPR Minta Sri Mulyani Dicopot

Sebarkan artikel ini
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

JAKARTA, METRO–Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mendesak Men­teri Keuangan (Menku) Sri Mulyani dicopot lantaran dianggap tidak memerhatikan anggaran MPR RI. Wakil Ketua MPR RI dari perwakilan DPD RI, Fadel Muhammad mengatakan, anggaran untuk MPR RI terus turun. Padahal, pim­pinannya bertambah menjadi 10 orang.

Stafsus Menkeu Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo menanggapi, alokasi anggaran selama pandemi masih berfokus dalam melakukan penanganan Covid-19. Seperti diketahui tahun 2021 Indonesia menghadapi lonjakan Covid-19 akibat varian Delta.

“Seluruh anggaran Kementerian/Lembaga harus dilakukan refocusing 4 kali, tujuannya adalah untuk membantu penanganan Covid-19 dikarenakan biaya rawat pasien yang melonjak sangat tinggi dari Rp63,51 triliun menjadi Rp­96,86 triliun, akselerasi vaksinasi Rp47,6 triliun, dan pelaksanaan PPKM di berbagai daerah,” kata Yustinus kepada JawaPos.­com, Rabu (1/12).

Yustinus melanjutkan, anggaran juga difokuskan membantu rakyat miskin dengan meningkatkan ban­­sos, membantu subsidi upah para pekerja dan membantu UMKM akibat mereka tidak dapat bekerja dengan penerapan PP­KM level 4.

“Anggaran untuk pimpinan dan kegiatan MPR tetap didukung sesuai mekanisme APBN,” sebutnya.

Selain itu, kata Yustinus, terkait dengan per­nyataan pimpinan MPR mengenai ketidakhadiran Menteri Keuangan dalam undangan rapat dengan pimpinan MPR dalam mem­bahas anggaran MPR karena ada agenda yang harus dihadiri.

“Undangan rapat dua kali yaitu tanggal 27 Juli 2021 bersamaan dengan rapat internal Presiden yang harus dihadiri sehingga diwakili Wakil Menteri Ke­uangan. Tanggal 28 September 2021, bersamaan dengan rapat Banggar DPR membahas APBN dan Men­keu harus hadir, de­ngan demikian diputuskan rapat dengan MPR ditunda,” pungkasnya.(jpc)