SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Bakaua Adat di Sijunjung, Bupati: Mari Jaga dan Lestarikan Tradisi

0
×

Bakaua Adat di Sijunjung, Bupati: Mari Jaga dan Lestarikan Tradisi

Sebarkan artikel ini
FB IMG 1638441122678
SALAMI— Bupati Sijunjung Benny Dwipa Yuswir bersalaman dengan seorang anak saat menghadiri Bakaua adat yang di Nagari Aia Angek, Kecamatan Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO–Tradisi Bakaua Adat menjadi agenda rutin digelar ma­syarakat di Kabupaten Sijunjung setiap tahunnya. Budaya tersebut merupakan salah satu cara untuk mewujudkan rasa syukur atas rahmat dan karunia Sang Pencipta terhadap hasil pertanian. Biasanya ba­kaua adat digelar di saat hen­dak turun ke sawah pada momen bertanam akan tiba, atau digelar pasca musim panen. Di sisi lain, kini tradisi bakaua menjadi salah satu kegiatan yang terus didukung oleh pemerintah daerah, terutama fokus pada sektor pertanian.

Seperti bakaua adat yang digelar oleh masyarakat Nagari Aia Angek, Kecamatan Sijunjung kemarin. Momen itu diikuti langsung Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir dan Wakil Bupati, Iraddatillah. Ba­kaua adat kali ini dilaksanakan pasca panen padi, digelar di Tompat Jorong Kapalo Koto, Nagari Aia Angek.

Baca Juga  Wagub Apresiasi Capaian Vaksinasi di di Kabupaten Sijunjung

Ketua KAN Aia Angek, Siman Katib mengatakan, momen bakaua adat digelar de­ngan cara membacakan doa setelah panen ke sawah yang dilaksanakan di lokasi Tompat (lokasi bakaua). “Kami selaku ketua KAN menyampaikan kepada masyarakat untuk memulai kembali turun kesawah bersama-sama agar panen nanti juga bersama dan hasilnya meningkat hendaknya,” ujar Siman Katib.

Wali Nagari Aia Angek, Asrial mengapresiasi kedatangan Bupati dan Wakil Bupati, yang sempat hadir berkumpul bersama masyarakat pada kegiatan bakaua adat. ”Semoga de­ngan kehadiran Bupati dan Wabup ke Nagari Aia angek ini bisa membawa berkah bagi nagari kami hendaknya,“ ha­rap Asrial

Baca Juga  Pada Era IT Dibutuhkan Diskominfo

Bupati Benny Dwifa mengucapkan terima kasih kepada Wali Nagari, Niniak Mamak dan masyarakat Nagari Aia Angek. Menurutnya, terlaksananya bakaua adat merupakan sebuah nilai kebersamaan yang masih terjaga di tengah ma­syarakat.

”Selaku kepala daerah, visi dan misi kami salah satunya adalah sektor pertanian. De­ngan adanya acara berkaul adat pasca panen padi ini kami berharap agar pertanian selalu berkembang hendaknya, dan kami berharap kegiatan ini jangan sampai hilang, kita jaga dan lestarikan budaya ini,” harap Benny.

Pertanian menjadi prioritas untuk mendorong perekonomian masyarakat. ”Untuk kemajuan pertanian di Kabupaten Sijunjung ini, banyak program yg akan kita bagikan ke ma­syarakat agar dimasa pandemi ini perekonomian bisa terus bergerak,” ujarnya. (ndo)