SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Gelar Pelatihan Menjahit, Pemko Sawahlunto Gandeng Perusahaan Konveksi

0
×

Gelar Pelatihan Menjahit, Pemko Sawahlunto Gandeng Perusahaan Konveksi

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN MENJAHIT—Wali Kota Deri Asta meninjau langsung pelatihan menjahit bagi ibu-ibu,yan dilaksanakan pemko bekerjasama denga perusahaan konveksi.

SAWAHLUNTO, METRO–Pemko Sawahlunto be­kerjasama dengan perusahaan konveksi PT. Asiaco Batamindo melaksanakan pelatihan menjahit untuk ibu-ibu rumah tangga, sejak Rabu 24 November 2021 lalu sampai Selasa 28 Desember 2021.

Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP-Naker) Kota Sa­wahlunto Dwi Darmawati di Balai Latihan Kerja (BLK) Sawah Rasau, Kamis (2/12)  tadi melaporkan pelatihan menjahit pakaian seragam kerja perusahaan itu diikuti oleh 15 o­rang dengan tiga orang instruktur.

“Sebelumnya dari a­wal tahun kita sudah lakukan pelatihan menjahit ini langsung di desa dan kelurahan yang mendukung de­ngan menyediakan me­sin jahit. Yaitu desa-desa di Kecamatan Talawi dan Kecamatan Barangin, kemudian di seluruh kelurahan,” kata Dwi Darmawati.

Dwi Darmawati menambahkan bahwa setiap desa dan kelurahan itu menyediakan 10 unit me­sin jahit, yang ditambah dengan satu unit mesin obras/desa dan kelurahan dari bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tambang ba­tubara di Sawah­lunto.

Kabid Tenaga Kerja DPMTSP-Naker Indra Syam­­si, menyebut bahwa sejak pelatihan menjahit gelombang pertama sampai sekarang peserta yang masih aktif tercatat kurang lebih 56 orang.

Indra Syamsi mengatakan sistem kerjasama dengan PT. Asiaco Batamindo yakni peserta ha­nya menjahit kain yang sudah disediakan pihak perusahaan, setelah selesai dijahit kemudian perusahaan membeli pakaian tersebut.

“Jadi ini memang cocok sekali bagi ibu-ibu rumah tangga yang memiliki waktu luang di rumah. Sambil mengurus rumah dan keluarga, juga bisa mendapat penghasilan tambahan,” kata Indra Syamsi.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyebut Pemko berkomitmen mendukung peningkatan pe­rekonomian masyarakat, salah satunya diterjemahkan melalui pelatihan-pe­latihan dalam meningkatkan skill (kemampuan/kompetensi) kerja.

“Untuk pelatihan menjahit ini, memang sasaran kita adalah ibu rumah tang­ga yang ingin bekerja dari rumah. Sementara paket pelatihan lain, kita menyediakan beragam pilihan yang dipusatkan pada Balai Latihan Kerja (BLK) antara lain mekanik sepeda motor, kabinet making, las, tata boga dan auto cad (aplikasi untuk membuat gambar dua dan tiga dimensi),” sebut Deri. (pin)