SOLOK, METRO–Wali Kota Solok, Zul Elfian menilai sudah cukup banyak hasil UMKM Kota Solok yang bermutu dan bernilai jual baik. Bahkan, bunga krisan asli Solok sudah diakui dan digunakan Kota Solok dan juga daerah tetangga lainnya.
Begitu juga Kopi Payo, Batik Solok, bordir Solok, Songket Solok juga sudah siap bersaing karena kualitas produknya sudah semakin baik. Produk makanan Kota Solok yakni Rendang yang merupakan masakan terlezat di dunia, dan rendang terlezat di Provinsi Sumatera Barat dari Kota Solok juga memiliki potensi ekonomi.
Kedepan, UMKM lanjutnya harus terus bergerak guna memajukan ekonomi Indonesia. Produk-produk yang dipakai orang luar negeri, namun masyarakat lokal justru lebih suka memakai produk luar negeri.
“Bangga buatan Indonesia’ harus selalu kita galakkan dengan memulainya dari diri sendiri. Kita tidak bisa dengan berjalan saja, kita harus berlari guna memajukan pelaku usaha dan UMKM Kota Solok. mari kita bersama-sama berkreasi, berinovasi dan berkolaborasi,” ujar Zul Elfian.
Zul Elfian Umar, saat membuka kegiatan sosialisasi gerakan peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN), berharap UMKM Kota Solok terus berkembang.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan pameran produk-produk hasil karya pelaku UMKM Kota Solok. “Semoga dengan adanya sosialisasi ini, betul-betul mendorong masyarakat bangga buatan Indonesia, dengan senantiasa menggunakan produk lokal Indonesia, khususnya produk asli Kota Solok,” ajak Zul Elfian.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Solok, Zulferi melaporkan, tujuan kegiatan ini guna mendorong masyarakat agar lebih mau untuk menggunakan produk dalam negeri daripada produk impor. Salah satu caranya dengan mewajibkan seluruh instansi pemerintah menggunakan produksi dalam negeri.
Kegiatan diikuti oleh aparatur pemerintahan Kota Solok dan para pelaku usaha di Kota Solok yang sekaligus dapat mempromosikan hasil produknya. (vko)






