BUKITTINGGI,METRO–Rumah sekaligus tempat usaha depot air minum isi ulang, di kawasan Panorama Baru, Kelurahan Puhun Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, ludes terbakar, Selasa (30/11).Sekitar Pukul 04.00 WIB.
Sontak saja, kebakaran yang terjadi menjelang subuh, disaat warga sedang tertidur pulas, seketika berubah menjadi kepanikan. Teriakan terjadinya kebakaran, membuat warga setempat berhamburan keluar dari rumahnya masing-masing.
Untuk memadamkan api, warga pun melaporkan musibah kebakaran itu kepada Damkar Bukittinggi. Namun, sebelum petugas pemadam datang, warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sembari membantu pemilik rumah untuk menyelamatkan barang-barang berharganya dari amukan si jago merah.
Tak lama berselang, sebanyak enam unit armada Damkar pun tiba di lokasi dan petugas langsung menyemprotkan air ke titik api. Hampi satu jam berjibaku, api pun berhasil dipadamkan. Sementara Polisi yang datang, selanjutnya memasang police line untuk kepentingan penyelidikan.
Sekretaris Dinas Kebakaran Bukittinggi, Susilo mengatakan, sumber api yang meludeskan rumah milik Abdul Hamid ini diduga berasal dari kandang bunga. Kebakaran itu terjadi saat mayoritas warga sedang tidur nyenyak sehingga api dengan cepat membakar rumah dan depot air minum tersebut.
“Menurut keterangan saksi dilokasi,kejadian kebakatan terbakar kandang bunga. Sekitar pukul 04.00 WIB, masyarakat melaporkan musibah kebakaran itu dan kita langsung kerahkan personel bersama armada Damkar ke lokasi,” ungkap Susilo.
Dijelaskan Susilo, api cepat menyebar melahap isi rumah dan juga depot air minum isi ulang yang ada di sebelah rumah itu. Proses pemadaman dengan mengerahkan enam armada Damkar dari Bukittinggi dibantu dua unit dari Kabupaten Agam, berjibaku memadamkan api.
“Pemadaman hampir satu jam. Tidak ada kendala selama proses pemadaman dan dipastikan tidak ada juga korban jiwa. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 600 juta. Untuk mengungkap penyebab pastinya, kita serahkan kepada pihak Kepolisian,” ujarnya. (pry)






