BERITA UTAMA

Pria Paruh Baya Hilang saat Mandikan Anjing, Diduga Terpeleset hingga Jatuh ke Sungai Batang Palangki, Korban Ditemukan Tewas Mengapung

0
×

Pria Paruh Baya Hilang saat Mandikan Anjing, Diduga Terpeleset hingga Jatuh ke Sungai Batang Palangki, Korban Ditemukan Tewas Mengapung

Sebarkan artikel ini
TEWAS MENGAPUNG— Personel BPBD Sijunjung dibantu aparat TNI,Polri dan warga masyarakat mengevakuasi jasad korban bernama Basril (51) yang ditemukan tewas mengapung di sungai.

SIJUNJUNG, METRO–Tragis. Sempat dilaporkan hilang teng­gelam saat memandikan anjing pemburu, seorang pria paruh baya akhirnya dite­mukan mengapung di aliran Sungai Batang Palangki, Jorong Pulau Berambai,  Nagari Muaro, Kecamatan  Sijun­jung, Kabupaten Sijunjung, Senin (29/11).

Korban bernama Basril (51) yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkutan umum ini hilang di sungai sejak Minggu (28/11). Diketahuinya korban hilang, setelah warga menemukan dua ekor anjing pemburu miliknya terikat di pinggir sungai.

Tim SAR gabungan me­nemukan mayat korban tak jauh dari lokasi korban memandikan anjingnya. Usai ditemukan, jasad korban pun langsung dievakuasi ke daratan. Polisi pun melakukan identifikasi terhadap jasad korban untuk kepentingan penyelidikan.

Kepala BPBD Sijunjung, Henry Chaniago melalui Kasi Kedaruratan, Heries menjelaskan, BPBD mendapat laporan dari masya­rakat bahwa adanya orang hilang ditepian Sungai Batang Palangki, pada Minggu sore (28/11). Men­da­pat laporan itu, pihaknya langsung mengerahkan tim untuk melakukan pencarian.

Baca Juga  Pemilih Pemilu 2024 Didominasi Generasi Milenial

“Kita dapat laporan ada­­nya orang hilang pada Minggu sore. Menurut pihak keluarga, korban pergi dari rumah pada Minggu pagi untuk memandikan anjing peliharaannya di sungai. Tapi hingga sore tak kunjung pulang,” kata Heries, Senin (29/11).

Dijelaskan Heries, diketahuinya korban hilang, lantaran warga yang mencari menemukan dua ekor hewan peliharaan korban yang masih terikat dan sandal korban di pinggir sungai. Pihak kepolisian sempat melakukan olah TKP di lokasi kejadian, di tempat korban diduga hilang.

Baca Juga  Tertabrak Lokomotif, Avanza Terjun ke Banda Bakali, Sopir dan Penumpang Dilarikan ke Rumah Sakit

“Mengingat waktu yang tidak memungkinkan, karena hari sudah mulai gelap, maka pencarian dilanjutkan esok hari.  Korban berhasil ditemukan disaat proses pencarian baru dimulai, tak jauh dari lokasi kejadian, tapi sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Heries menuturkan, dari hasil visum luar yang dilakukan oleh tim medis, korban diduga terpeleset lalu tenggelam di sungai. “Dari hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban. Diduga korban terpeleset dan tenggelam, karena memang kondisi sungai cukup dalam,” paparnya.

Menutur Heries, dengan ditemukannya korban, proses pencarian pun telah dihentikan. “Proses pencarian resmi dihentikan, sedangkan jenazah korban telah dikembalikan kepada pihak keluarga,” tutup Heries. (ndo)