METRO SUMBAR

PBM Menyulitkan Guru dan Murid, PGRI Ko­­ta Pariaman Harapkan Tatap Muka 100 Persen

0
×

PBM Menyulitkan Guru dan Murid, PGRI Ko­­ta Pariaman Harapkan Tatap Muka 100 Persen

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO–Persatuan Guru Re­publik Indonesia (PGRI) Ko­­ta Pariaman, Sumatera Barat mengharapkan pr­oses belajar mengajar (P­BM) tatap muka 100 pe­rsen dapat dilak­sanakan pada 2022, karena belajar secara dalam jaringan (daring) menyulitkan guru, siswa, dan orang tua.

”Selama pandemi CO­VID-19 proses belajar m­en­gajar dilaksanakan se­cara daring sehingga me­nyulitkan PBM,” kata Ketua PGRI Kota Pariaman Ba-harudin kemarin. Kamis.

Dikatakan Baharudin, pembelajaran secara daring tidak saja menyulitkan guru, namun juga siswa serta orang tua karena kurangnya interaksi serta harus mengeluarkan biaya lebih untuk pembelian pa­ket internet

Baca Juga  Penanganan Laporan Pelanggaran Pemilu, PDIP Kabupaten Solok Surati Bawaslu

Meskipun saat ini di Pariaman sudah me­ner­apkan PBM tatap muka, namun sifatnya masih ter­batas atau hanya 50 persen dari jumlah siswa.

Oleh karena itu, saya  mengajak guru, siswa, dan masyarakat melawan pa­ndemi COVID-19 den­gan vaksinasi dan me­nerapkan protokol ke­sehatan karena kedua hal tersebut me­rupakan cara me­ng­akhiri pandemi saat ini. ”Kalau untuk guru di Pariaman bisa dikatakan hampir 100 persen sudah divaksin,” sebutnya.

Ia menyampaikan se­kolah-sekolah di Par­iaman saat ini juga telah terdapat tempat cuci tangan seb­agai langkah untuk me­nerapkan protokol kes­ehatan di sekolah.

Baca Juga  Sirukam Dairy Salurkan Susu Segar ke Sekolah dan Panti Asuhan

Hingga kemarin rea­lisasi vaksinasi di Kota Pariaman telah mencapai 34.626 orang atau 46,39 persen dari target. 6.628 orang dari jumlah itu atau 125,58 persen dari target merupakan petugas publik yang termasuk di dala­mnya guru.

Sedangkan capaian va­k­sinasi untuk rentang us­ia 12 sampai 17 tahun atau pelajar di Pariaman hingga Rabu kemarin telah men­capai 12.919 orang ata­u 134,27 persen dari target. (efa)