METRO PADANG

Tersendatnya Pemilihan Wawako Padang

0
×

Tersendatnya Pemilihan Wawako Padang

Sebarkan artikel ini
35syafrial kani 1
KETUA DPRD Kota Pa­dang, Syafrial Kani.

KETUA DPRD Kota Pa­dang, Syafrial Kani menegaskan persoalan kursi Wakil Wali Kota Padang yang sampai sekarang belum jelas penghuninya, bukan karena DPRD Padang mem­perlambat prosesnya. Namun, letaknya pada partai pengusung dan Wako Padang Hendri Septa.

“Kami di DPRD tidak ada menahan proses pemilihan Wawako. Kuncinya ada di partai pengusng, PAN dan PKS,” tegas kader Partai Gerindra ini.

Ia mengatakan, jika PKS telah memprosesnya dan mem­berikan nama calon ke Wali Kota tentu masalahnya terletak di partai PAN. “Kita berharap Wako Padang respon cepat soal kursi BA 2 A. Sebab masyarakat bertanya-tanya. Jangan ditahan-tahan juga pengisian kursi Wawako,” ucap Ketua DPC Gerindra Padang ini.

Menurutnya, Wako harus serius dalam menyikapi hal ini. Apalagi yang di nanti, sebab waktu berjalan terus. “Kalau kita ingin membangun Padang, kesampingkan kepentingan politis dan dahulukan rakyat,” paparnya.

Baca Juga  Andre Rosiade Yakin Pemerintahan Prabowo-Gibran akan Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Ia mengatakan, hingga detik ini DPRD belum menerima nama Cawawako dari Wali Kota Padang. Jadi apa yang mau diproses. “Wako selaku pimpinan partai merespon keinginan warga Padang. Agar sinergisitas bisa dilakukan dan program yang ada berjalan maksimal,” tegasnya.

Ia menyampaikan, Wako selaku pimpinan partai merespon keinginan warga Kota Padang. Agar sinergisitas bisa dilakukan dan program yang ada berjalan maksimal. Bagaimana wakil rakyat menanggapi masalah ini.

Berdasarkan aturan yang ada untuk memilih Wawako Padang diusulkan dua nama dari partai pengusung. Dua nama dari PAN yang direkomendasikan adalah Amril Amin, saat ini Wakil Ketua DPRD Padang, dan Ekos Albar saat ini menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum DPP PAN.

Sedangkan dari PKS, dua nama yang direkomendasikan adalah Mulyadi Muslim saat ini menjabat Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, dan Muharlion Ketua DPTD PKS Kota Padang.

Baca Juga  Bantuan Rehab Lahan Rusak Akibat Lahar Dingin Cair, Andre Rosiade: Terima Kasih Pak Menteri Pertanian

Ia mengatakan, meski sudah ada dua kandidat yang diusulkan oleh masing-masing partai, namun hal itu belum resmi dan baru sebatas diumumkan kepada publik.

Sedangkan Ketua Fraksi Persatuan Berkarya NasDem DPRD Kota Padang, Helmi Moesim menilai, belum jelasnya penghuni calon Wakil Wali Kota A sampai sekarang, diduga karena ada tarik ulur calon antara masing-masing partai pengusung. Padahal sudah berbulan-bulan kursi BA 2 A tersebut kosong sejak Hendri Septa “naik tahta” menjadi wako menggantikan Mahyeldi yang memenangkan Pilkada sebagai Gubernur Sumbar.

“Kita berharap partai pengusung PAN dan PKS menghentikan hal itu, dan segera kirim nama calon Wawako kepada Wali Kota Hendri Septa. Sehingga kekosongan kursi Wawako tak lama terjadi serta publik tidak menyebut bahwa DPRD Pa­dang yang menahan proses pemilihan,” ungkap Helmi. (**)