PADANGPANJANG, METRO–Demi percepatan vaksinasi guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19 saat ini berbagai cara dan upaya di lakukan Polres Padangpanjang. Salah satunya memberikan layanan antar jemput maupun dengan sistem mendatangi rumah rumah warga agar warga mendapatkan haknya untuk diberikan vaksinasi.
Kapolres Padangpanjang AKBP Novianto Taryono menyebutkan, Polres berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Padangpanjang dan Tanahdatar. Tentunya walau harus berjuang sampai sore bahkan senja hari tidak membuat mereka putus asa.
”Bahkan Kami juga melibatkan Perwira dan personil sebagai Tim Vaksinator,” ujar AKBP Novianto.
Novianto memberikan apresiasi atas kerja keras yang tak kenal lelah dari personel maupun Tim Nakes yang menjadi ujung tombak dalam akselerasi vaksinasi ini. Di samping itu Novianto juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang berperan aktif dalam akselerasi Vaksinasi di wilayah hukum Polres Padangpanjang.
”Yah kita sama sama mengetahui masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat dari vaksinasi Covid-19 ini. Jadi bukan hal yang mudah untuk melakukan pendekatan dan mengajak warga untuk melakukan Vaksinasi hingga masyarakat sadar akan manfaat vaksinasi,” katanya.
Hal itu terlihat dari antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi di gerai vaksin yang telah disediakan baik itu di Kota Padanganjang maupun Kecamatan Batipuh, X Koto dan Batipuh Selatan.
Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Koor Spripim di Polda Sumbar ini menyebutkan, personel Polres juga memberikan fasilitas antar jemput kepada warga agar tidak kesulitan dalam mendapatkan Vaksin Covid-19.
”Kami tidak akan pernah lelah bahkan akan berjuang sekuat tenaga dalam hal akselerasi Vaksinasi ini mencapai target di atas 80% bagi masyarakat wilayah hukum Padangpanjang untuk mendapatkan hak berupa Vaksinasi,” katanya.
Novianto menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terpancing isu tidak benar mengenai efek dari pelaksanaan Vaksin. “Itu hoaks saja. Vaksin adalah langkah kita bersama untuk menghentikan pandemi Covid-19 ini,” katanya. (r)





