PADANG, METRO–Melalui musyawarah wilayah (muswil), Hendra Irwan Rahim kembali terpilih aklamasi sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Sumbar periode 2021-2025, Jumat malam (29/10). Hendra Irwan Rahim terpilih aklamasi, setelah laporan pertanggungjawaban (lpj) sebagai Ketua Dekopin Sumbar periode 2017-2021 diterima peserta muswil. Tidak dipungkiri, selama dua tahun masa pandemi Covid-19, Dekopin Sumbar di bawah kepemimpinan Hendra Irwan Rahim, tidak bisa berbuat banyak, dalam menjalankan programnya.
Namun demikian, Hendra Irwan Rahim berhasil tetap memberikan sumbangsih yang cukup besar untuk Dekopin Sumbar. Salah satunya adalah melakukan perbaikan Kantor Dekopin Sumbar yang saat ini kondisinya sudah layak dan representative.
Kehadiran kantor yang representative tersebut mendapat apresiasi Wakil Ketua Umum (Waketum) Dekopin Dr.Agung Sudjatmiko. Menurutnya, Kantor Dekopin Sumbar saat ini bahkan lebih bagus dari Kantor Dekopin pusat. Usai terpilih, Hendra Irwan Rahim langsung dikukuhkan oleh Ketum DPP Dekopin diwakili Waketum, Dr.Agung Sudjatmiko dan disaksikan Waketum lainnya, Ransien Saragih. Pengukuhan ditandai dengan penyerahan pataka Dekopin. Hendra Irwan Rahim sangat menyadari banyak kekurangan selama ini dalam memimpin Dekopin Sumbar. “Mudah mudahan untuk yang akan datang, dengan telah melandainya Covid-19, kita bersama kembali mengurus koperasi. Rakor Dekopinda juga nanti akan melibatkan seluruh Dinas Koperasi,” ucapnya. “Terimakasih atas kepercayaan yang sudah diberikan. Insya Allah Dekopin Sumbar ke depan kita upayakan lebih baik lagi, melahirkan terobosan baru sejalan dengan arahan ketua umum (ketum) dan tuntutan zaman yang sudah memasuki era digitalisasi,” kata Hendra Irwan Rahim.
Menurut Anggota DPRD Sumbar ini, dengan kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun selama ini di Dekopin, akan mempercepat terwujudnya harapan keluarga besar Dekopin untuk melahirkan berbagai inovasi demi kemajuan koperasi di Sumbar. Sebelumnya, Waketum Dekopin Dr.Agung Sudjatmiko mewakili Ketum Nurdin Halid tidak memungkiri, banyak hambatan yang terjadi selama ini. Salah satunya Covid-19. “Sudah dua tahun kita bergelut dengan persoalan Covid-19. Selama dua tahun ini, Covid-19 merubah situasi ekonomi sosial dan budaya. Jangan pernah menyerah dengan perjuangan ini. Dekopin tidak pernah diam dengan kondisi yang terjadi. Baik menghadapi ancaman dan peluang yang ada,” terangnya.
Gubernur Sumbar yang diwakili Asisten II Setdaprov Benny Warlis mengapresiasi terlaksananya Muswil Dekopin Sumbar yang sesuai anggaran dasar/anggaran rumah rangga (AD/ART). Koperasi merupakan ekonomi kerakyatan. Budaya berkoperasi harus didukung seluruh pihak. Dekopin menurutnya wadah bagi koperasi untuk bernaung dan berkeluh kesah. Dengan Muswil Dekopin Sumbar jadi momentum untuk melakukan konsolidasi organisasi.
Benny menambahkan, kondisi di masa pandemi Covid-19 saat ini, mau tidak mau, suka tidak suka dipaksa untuk masuk era digitalisasi. Koperasi harus mengambil momentum memanfaatkan era digitalisasi. Generasi milenial harus bisa dirangkul untuk meraih peluang. Benny juga mengajak koperasi agar mulai menyesuaikan diri menuju ekonomi syariah. Hal ini sesuai dengan falsafah di Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK). Dekopin Sumbar menurutnya, harus bersama sama ormas Islam, bergerak agar ekonomi syariah dapat diwujudkan di Sumbar. “Ekonomi syariah ini tidak banyak yang menyentuhnya saat ulama ceramah-ceramah di mesjid. Ini perlu disampaikan. Dekopinda bersama-sama MUI agar ikut menggerakan ekonomi syariah di Sumbar,” harapnya. Ketua Panitia Muswil, Mirwan Pulungan yang menyebutkan Muswil untuk memilih Ketua Dekopin Sumbar periode 2021-2025 berlangsung selama dua hari (29-30 Oktober 2021). (fan)






