PADANG, METRO–Peluncuran buku otobiografi Komandan Pangkalan Utama TNI AL Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,M.M.,M.Si(Han), dengan judul Stokar oplet jadi Komandan Kapal Perang di Ballroom hotel Grand Zuri, Jumat (22/10).
Laksamana Pertama TNI Hargianto kecil merupakan anak yang patuh kepada kedua orang tuanya. Anak laki-laki pertama dari 7 bersaudara. Menghabiskan masa kecil di Kota Jambi sebelum melanjutkan sekolah SMA di Kota Bukittinggi tepatnya di SMA 3. Hargianto selalu ikut dengan apaknya panggilan kepada orang tua laki laki ketika apaknya membawa oplet atau angkot.
Kisah yang diperagakan dalam sebuah parodi singkat pada saat peluncuran buku otobiografi. Acara yang di hadiri oleh Laksamana Madya TNI Purnawirawan Djoko Sumaryono, serta Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, DR Fauzi Bahar, para undangan dari Forkompinda Provinsi Sumbar, bupati dan walikota se Provinsi Sumbar,pejabat BUMN dan BUMD, awak media, tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Dari Lantamal II, Wadanlantamal Kolonel Marinir Freddy JH Pardosi, PJU, Kadis, Kasatker dan perwakilan prajurit Lantamal II, serta undangan lainnya.
Sebelum buku diluncurkan oleh Audy Joinaldi beberapa testimoni dari beberapa tokoh, di antaranya DR Andrinof Achir Chaniago, Mahyeldi Ansharullah Gubernur Sumbar, Rektor UNP Profesor Ganefri serta Walikota Padang Hendri Septa.
“Buku ini cukup sangat menginspiratif kepada generasi muda saat ini. Karena sosok Laksamana Pertama Hargianto, sosok pekerja keras serta fokus dan selalu berkreasi. Banyak hal sudah di buat oleh Laksamana Hargianto selama menjabat Danlantamal II Padang,” ujar Audy Joinaldi.
Danlantamal II Padang ini, katanya, sempat mengomandani tiga kapal perang di antaranya, kapal kepresidenan KRI Barakuda, KRI Gilimanuk dan KRI Silaspapare.
Peluncuran buku yang bertepatan dengan hari u_lang tahun ke 58 Danlantamal tepat pada tanggal 22 Oktober 2021 ini juga di hadiri oleh keluarga besar Laksma Hargianto dan juga keluarga dari Ibu Santi Diansari Hargianto dari Jambi. “Inilah adalah hari yang sangat berbahagia bagi Laksma Hargianto,” tuturnya.
Laksma TNI Hargianto kepada POSMETRO mengaku bahwa kisah hidupnya ini diceritakan kembali untuk memotivasi kaum milleneal Sumbar khususnya. “Jangan patah semengat, meski ekonomi kita pas pasan namun tekad, kegigihan dan berdoalah kunci semua keberhasilan itu,” tegas Hargianto. (ped)






