METRO PADANG

PPKM Level II, PTM kembali Dimulai, Padang Kejar Target Capaian 70 Persen Vaksinasi

2
×

PPKM Level II, PTM kembali Dimulai, Padang Kejar Target Capaian 70 Persen Vaksinasi

Sebarkan artikel ini
Hendri Septa Wali Kota Padang.

A YANI, METRO–Pemerintah pusat akhirnya menetapkan Kota Padang dengan status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 dalam pena­nganan pandemi Covid-19. Hal itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2021 Tentang Pember­la­kuan Pembatasan Kegiatan Mayarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 serta meng­op­timalkan Posko Pena­nganan Corona Virus Di­sease 2019, yang dikeluar­kan pada 18 Oktober 2021.

Menyikapi hal itu, Wali Kota Padang Hendri Septa mengeluarkan Surat Eda­ran Nomor:400.1052/BPBD-Pdg/X/2021 tentang Pem­ber­lakuan Pembatasan Ke­giatan Masyarakat (PPKM) Level 2 Pencegahan Pan­demi Covid-19. Dalam Surat Edaran ini, Pemerintah Kota Padang menetapkan PPKM Level 2 mulai 18 Oktober hingga 8 November 2021.

Adapun beberapa atu­ran yang harus ditaati dan dipatuhi oleh warga Kota Padang dalam penerapan PPKM Level 2 diantaranya; Pelaksanaan kegiatan be­lajar di sekolah dengan mak­simal kapasitas 50 per­sen kecuali untuk Sekolah Dasar Luar Biasa (SLB) sederajat mak­simal 62 per­sen sampai dengan 100 persen dengan jarak minimal 1,5 meter.

Kemudian, untuk pelak­sanaan perkantoran, untuk wilayah yang berada di zona hijau, kuning dan ora­nye pembatasan dila­kukan dengan Work From Home (WFH) 50 persen dan WFO 50 persen.

Wako Padang Hen­dri Septa saat mendapat kabar Kota Padang turun­nya status level tersebut tak mam­pu menahan haru. “Se­jak 26 Juli  lalu, Kota Padang di­min­ta peme­rintah pusat me­nerapkan PPKM Le­vel 4. Ham­pir tiga bulan da­­lam masa penerapan PPKM Level 4, dan Alham­du­lillah kini Kota Padang be­rada pada Level 2. Ini pa­tut kita syukuri secara ber­sa­ma-sama,” ujar Hendri Septa.

Sedangkan Kepala Din­kes Padang Ferimulyani Hamid mengungkapkan, penyebab turunnya status PPKM level 4 menjadi level 2 dika­renakan jumlah ma­sya­ra­kat yang sudah di­vak­sin mencapai 49,4 per­sen atau sekitar 356.207 ji­wa dari jumlah target 726 ribu jiwa. “Ketika penetapan PP­KM Level 4 terakhir, ca­paian vaksinasi berada di angka 39 persen, sehingga belum dapat keluar dari PPKM Level 4. Sekarang sudah di atas 40 persen dan Kota Padang sudah bisa keluar dari PPKM Le­vel 4,” ulasnya.

Ia pun menegaskan, meski sudah berada di level II, Pemko menar­getkan dapat turun level dari level 2 ke level 1. Salah satu persyaratannya ada­lah cakupan vaksinasi Co­vid-19 harus di atas angka 60 persen. “Selain itu ada 6 indika­tor yang harus kita penuhi diantaranya penu­ru­nan jumlah kasus konfir­masi positif, rawat inap rumah sakit, penurunan angka kematian, peningka­tan jum­­lah testing, tracing, dan tratmen. Secara kesu­lu­­rahan keenam in­di­kator tersebut telah mem­baik ke­cuali tracing, dan ini yang harus kita tingkat­kan,” pungkasnya.

Di sisi lain, Pj Sekda Ar­fian menyebut, saat ini, ca­paian vaksinasi Covid-19 mencapai 49,02 persen. Wa­­lau­­pun telah turun le­vel, pro­gram vaksinasi massal tetap dilangsungkan. Pihak­nya menargetkan da­pat me­­nyentuh angka 70 per­sen untuk vaksinasi Covid-19.

“Kita tetap percepat capaian vaksinasi, meski level PPKM turun. Kare­na, level PPKM ini terus di­eva­luasi pemerintah pu­sat se­tiap minggu, kita target 70 persen,” jelas Arfian.

PTM Dimulai

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Ke­budayaan KotaPadang, Habibul Fuadi memastikan hari ini, Kamis (21/10) se­mua sekolah, baik SD hing­ga SMP di Kota Padang memulai Pembelajaran Ta­tap Muka (PTM). Disdikbud sudah membuat edaran ke semua sekolah yang ada di Padang.

“Surat edaran sudah dibuat dan diketahui semua kepala sekolah. Kamis (21/10), Kota Padang memulai kembali PTM,” kata Ha­bibul.

Meski Padang ditetap­kan PPKM level II, namun proses PTM tidak bisa lang­sung normal. Tetap mema­tuhi standar Covid-19. Yak­ni, PTM harus tetap men­jaga berjarak dan kapasitas siswa 50 persen. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada sekolah untuk penga­turan protokol kesehatan (prokes).

 Terkait vaksinasi, Ha­bibul menegaskan akan tetap melaksanakannya di semua SMP di Kota Pa­dang, sehingga semua pe­la­jar bisa terlindungi. “Vak­sinasi jalan terus,” kata­nya. (tin)