SAWAHLUNTO, METRODirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrullah langsung menyerahkan, Piagam Penghargaan sebagai Juara II Disdukcapil terbaik tingkat Provinsi Sumbar kepada Pemko Sawahlunto melalui Wakil Walikota (Wawako) Sawahlunto, Zohirin Sayuti SE di Padang, Rabu (13/10). Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sawahlunto berhasil meraih juara terbaik II berprestasi di tingkat Provinsi Sumbar. Penghargaan ini diberikan kepada Disdukcapil Sawahlunto sebagai Juara II dalam penilaian penyelenggaraan administrasi kependudukan.
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy menyebutkan, penilaian penyelenggaraan administrasi kependudukan ini dilakukan oleh Pemprov Sumbar sebagai salah satu jalan, untuk memonitor kinerja Disdukcapil kabupaten dan kota.
Wagub Audy menilai, penyelenggaraan administrasi kependudukan merupakan hal yang penting dan sangat diperlukan masyarakat. Sehingga diperlukan arah peningkatan secara terus menerus, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. “Kepada Disdukcapil kabupaten dan kota yang telah dinilai dan termasuk ke dalam kategori juara, kami ucapkan selamat dan jangan lalai dalam mempertahankan prestasi ini. Kita harus melihatnya bahwa hal ini bukan sekedar prestasi tetapi merupakan pengabdian dalam melayani masyarakat,” ujar Audy.
Sementara, Wakil Walikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti mengatakan, prestasi yang diraih Disdukcapil Sawahlunto adalah cermin bahwa setidaknya, telah ada dua (2) misi Pemko Sawahlunto yang terlaksana dengan baik. Kedua misi tersebutadalah, menghadirkan pemerintahan yang baik, bersih dan inovatif serta tersedianya infrastruktur publik yang merata dan memadai.
Dalam penilaian ini, berbagai indikator dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan, seperti yang dilaporkan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhrullah berupa standar pelayanan, sarana pra sarana, sistem informasi, pengelolaan pengaduan masyarakat, inovasi, komitmen kepala daerah.
Sekretaris Disdukcapil Sawahlunto, Nasratul Choiriyah, menyatakan bahwa Disdukcapil Sawahlunto telah berusaha untuk berkerja secara baik, dengan memunculkan berbagai inovasi untuk mencapai target yang ditetapkan.
“Contohnya, untuk dokumen kependudukan paling dasar seperti KTP, Akte Kelahiran dan KIA. Untuk KTP dari target 100 persen sudah kita capai 106,36 persen. Untuk Akte Kelahiran, dari target 98 persen sudah kita capai 98,13 persen. Dan untuk KIA, sudah kita capai 63,05 persen,” ujar Nasratul Choiriyah.
Untuk inovasi, pada tahun 2021 ini antara lain dengan adanya pelayanan khusus lansia dan disabilitas, pelayanan itsbat pernikahan, sampai petugas registrasi datang agar dokumen kependudukan tuntas. “Intinya, kami terus meningkatkan sistem dan langkah-langkah agar masyarakat semakin dipermudah dan dipercepat dalam mengurus pelayanan kependudukan,” ungkap Nasratul Choiriyah.
Untuk menuju pelayanan yang efektif dan efisien, dioptimalkan melalui penggunaan Information Technology (IT). Dan masyarakat bisa berkonsultasi dengan admin Disdukcapil melalui WhatsApp dan media sosial, seperti Facebook dan Instagram.
“Dalam masa pandemi Covid – 19 sekarang, penggunaan pelayanan melalui IT atau sistem online, sungguh sangat terasa sekali manfaatnya. Karena masyarakat, tidak perlu datang secara langsung ke kantor untuk mencegah kerumunan dan kontak fisik yang berpotensi pada penyebaran pandemi Covid,” ujar Nasratul Choiriyah kepada awak media Sawahlunto.
Prestasi ini bukti nyata bahwa kita sudah di jalur yang benar dan baik. Kewajiban kita ke depannya, adalah mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang sudah diraih ini. “Untuk pelayanan administrasi kependudukan, tentunya tidak perlu menunggu penilaian untuk mengoptimalkan dan memunculkan inovasi. Karena dalam hal ini, masyarakat yang akan langsung menilai kita. Artinya, ada atau tidak penilaian, yang harus dipastikan adalah pelayanan administrasi kependudukan Sawahlunto harus tetap tangguh dan baik,” ujarnya. (pin)





