2 Sapi Hanyut
AGAM, METRO – Intensitas hujan yang tinggi melanda Kabupaten Agam, Senin (22/10) sekitar 15.30 WIB mengakibatkan berbagai bencana terjadi di beberapa kecamatan. Mulai dari galodo, banjir dan longsor. Beruntung, tak ada korban jiwa dari musibah itu.
Dari data BPBD Agam, ada beberapa titik yang saat sekarang ini perlu diwaspadai oleh masyarakat. “Terutama di daerah yang rawan longsor. Menginggat intensitas hujan saat sekarang masih tinggi,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPD Agam, Wahyu Bestari, Selasa (23/10).
Wahyu menjelaskan, ada 9 rumah yang terkena dampak dari hujan yang kemarin. Rumah tersebut digenangi air hingga lutut orang dewasa. Kejadian ini terjadi di Ujuang Labuah, Nagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung.
Dari peristiwa tersebut, satu buah rumah milik Eka rusak berat akibat banjir. Namun penguni rumah, ibu dan 3 anak korban diungsikan ke rumah orang tuanya yang tak jauh dari lokasi banjir.
”Namun hal yang memiriskan, dua ekor sapi milik Asrul harus rela pergi untuk selama-lamanya. Karena dibawa oleh banjir yang saat itu cukup besar, sehingga tidak bisa terselamatkan. Akibatnya asrul harus menelan kerugian lebih kurang Rp15 juta,” katanya.
Wahyu melanjutkan, longsor juga melanda ruas jalan di Jorong Pasa Batukambiang, Nagari Batukambiang, Kecamatan Ampek Nagari. Akibatnya akses menuju Lubukbasung-Batu Kambing terputus total. Karena material longsor menghantam badan jalan jadi tidak bisa dilewati sama sekali.
Di Kecamatan Baso, jalan yang menghubungkan antara Sungai Cubadak dengan Kapeh amblas. Meski masih bisa dilewati, namun warga yang melintas diimbau agar selalu berhati-hati melewati jalur tersebut. “Untuk lokasi yang terkena dampak longsor, alhamdulilah telah berhasil dibersikan dan akses jalan sudah bisa dilalui,” katanya.
Wahyu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar selalu berhati-hati menginggat curah hujan yang cukup tinggi saat sekarang ini. “Kalau memang tidak memungkinkan untuk tinggal di rumah yang dekat dengan rawan bencana agar mengungsi ke rumah sanak family yang aman,” katanya. (pry)





