AGAM, METRO–Bupati Agam diwakili Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Isra kembali meninjau pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), Selasa (5/10). Peninjauan ANBK untuk hari kedua ini dilakukan di gedung SMPN 2 dan SMPN 1 Tilatang Kamang, serta SMPN 1 Canduang.
Dalam hal ini, bupati didampingi Dewan Pendidikan Agam, Junaidi Dt Bandaro Gadang dan Kasubag Komunikasi Pimpinan Setdakab Agam, Jonata Ramadan.
Bupati yang diwakili Kadisdikbud Agam Isra mengatakan, hingga hari kedua ini terpantau pelaksanaan ANBK berjalan lancar dan tidak ada kendala. ANBK digelar selama empat hari yang dibagi jadi dua gelombang. “Hanya saja ada beberapa peserta yang tidak ikuti ANBK ini. Sehingga diganti dengan peserta cadangan,” ujar Isra.
Dijelaskan, peserta ANBK ini selain guru dan kepala sekolah, juga berasal dari kalangan siswa yang ditentukan langsung Kemendikbud Ristek. Jika statusnya sekolah penggerak, maka jumlah peserta utama sebanyak 90 orang dari siswa kelas VII dan VIII, tambah peserta cadangan 10 orang. Sedangkan sekolah lainnya peserta utama 45 orang dari kelas VIII tambah cadangan 5 orang.
“ANBK ini untuk mengukur mutu sekolah yang dijadikan sebagai pengganti UNBK, sehingga pesertanya juga melibatkan guru dan kepala sekolah,” kata Isra
Sementara itu, materi ujian ANBK untuk siswa seperti literasi, numerasi, survei lingkungan belajar dan survei karakter. Khusus guru dan kepala sekolah hanya survei lingkungan belajar. Selain SMP, kata Isra, ANBK ini juga dilaksanakan untuk satuan pendidikan tingkat SD, yang akan digelar awal November 2021.(pry)





