PADANG, METRO–Pelaku begal Handphone (Hp) yang beraksi dengan modus berlagak punya pistol untuk menakuti korbannya, ditangkap Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang di kawasan Ketaping, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Senin (4/1).
Hanya saja saat akan ditangkap, pelaku berinisial KYR (22) tidak menyerah begitu saja kepada Polisi. Pelaku malah berusaha melarikan diri sehingga Polisi terpaksa melubangi kakinya dengan timah panas. Seketika, pelaku langsung terkapar dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.
Dalam tangan pelaku, petugas juga menemukan barang bukti dua unit Hp milik korban yang dibegal pelaku di pinggir jalan dekat Makam Pahlawan, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Barat beberapa jam sebelum ditangkap.
Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan, pelaku ditangkap setelah berhasil mengambil dua unit HP milik korban berinisial RA (18) warga Padangpariaman. Korban ketika itu menunggu angkot di pinggir jalan dekat Makam Pahlawan Lolong Belanti
“Kemudian, datang pelaku dan menghampiri korban yang sedang menunggu angko. Saat itu, pelaku tiba-tiba saja menuduh, mengambil helm miliknya,” kata Kompol Rico.
Dijelaskan Kompol Rico, korban yang merasa tidak pernah melakukan hal tersebut, sempat berusaha membantah dan mengelak. Namun, pelaku mengancam korban dengan kata-kata sudah pernah kena tembak sambil memegang pinggangnya, seakan-akan punya pistol.
“Mendengar perkataan pelaku dan melihat pelaku memegang pinggang, korban pun menjadi takut. Pelaku pun menyuruh korban untuk mengeluarkan Hp di dalam tas. Setelah itu, pelaku langsung mengambilnya lalu meninggalkan korban,” tutur Kompol Rico.
Usai kejadian, korban yang tak terima dengan apa yang telah dialaminya, langsung melapor ke Polresta Padang. Mendapat laporan tersebut, Tim Klewang langsung bergerak mengugkap identitas pelaku.
“Dengan keterangan korban dan saksi, kita berhasil mengindetifikasi identitas pelaku yaitu KYR. Kita selanjutnya melacak keberadaan pelaku dan diketahui sedang berada di kawasan Ketaping. Saat itu juga kita mendatangi lokasi pelaku dan berusaha menangkapnya,” ujar Kompol Rico.
Dikatakan Kompol Rico, awalnya pelaku diamankan tanpa perlawanan. Namun, ketika akan dibawa ke Polresta Padang, pelaku mencoba kabur dan melawan kepada petugas, akhirnya pelaku dihadihi timah panas di kaki kirinya.
“Pelaku kita lumpuhkan dengan timah panas. Untuk modusnya, pelaku pura-pura mempunyai pistol di pinggangnya untuk menakuti korbanya. Pengungkapan kasus ini hanya beberapa jam setelah pelaku melakukan aksinya,” pungkas Kompol Rico. (rom)






