PADANGPARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan melaksanakan Jumat balega dalam rangka mewujudkan negara hadir ditengah tengah masyarakat dalam menjemput aspirasi masyarakat. “Kenapa tidak usai kita melaksanakan sholat Juma langsung berkumpul dengan tokoh tokoh masyarakat setempat,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin Seperti katanya, Jumat kemarin melaksanakan kegiatan Jumat balega dengan mengunjungi Mesjid Raya Nagari Guguak Pasa Surau Kecamatan 2×11 Kayu Tanam.
Setelah pelaksanakan ibadah sholat Jum’at sembari berkumpul dengan tokoh masyarakat setempat, Bupati menyampaikan beberapa program demi mewujudkan Padangpariaman unggul berkelanjutan, religius, sejahtera dan berbudaya yang lebih akrab disebut Padangpariaman berjaya. Bupati menyampaikan bahwa Jumat balega dilakukan bermula adalah dalam rangka untuk hadir bersama-sama ditengah-tengah masyarakat menjaga silaturahmi. Silaturrahmi ini sekaligus menjadi ajang untuk mensosialisasikan program-program pemerintah Kabupaten Padangpariaman yang sudah dilaksanakan. “Jumat Balega ini dilaksanakan pada awalnya adalah bagaimana Bupati dan OPD hadir ditengah-tengah masyarakat, mensosialisasikan program-program pemerintah dan menampung aspirasi masyarakat,” ujar Suhatri Bur
Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Nagari Guguak Pasa Surau Kecamatan 2×11 Kayu Tanam yang telah ikut mensukseskan program-program pemerintah kabupaten yang dilaksanakan di Nagari Guguak. “Banyak program yang dilaksanakan di Nagari Guguak seperti Irigasi anai sasopan, pembangunan sentra coklat senilai 14 M di Nagari Guguak, Program Sergap Kakap Kampung KB, Program Bedah Rumah dari Baznas, Penyaluran Beasiswa dan Rehab Jamban Sehat” ujarnya
Bupati tidak lupa berpesan kepada masyarakat dengan memperhatikan cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini di daerah kita, hujan lebat disertai dengan angin kencang pada Rabu malam telah mengakibatkan terjadinya 26 titik bencana seperti banjir, longsor dan pohon tumbang. Bencana yang menimpa daerah Kabupaten Padangpariaman telah menelan 8 orang korban meninggal dunia dimana rinciannya 7 korban meninggal terjadi di rimbo kalam dan 1 korban meninggal di ulakan.
Selain korban meninggal dunia juga ada korban luka-luka sebanyak 4 orang yang tersebar dibeberapa titik Longsor dan Banjir. Bencana terjadi dibeberapa titik diantaranya di Surantiah, Kasai, Kampuang Galapuang, Tandikek dan masih banyak titik lainnya. “Saya menghimbau kepada masyarakat, apabila hujan lebat dan angin kencang datang diminta kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk pindah tempat dulu ketempat/kerumah yang aman atau mengungsi dulu agar keselamatan kita terjaga,” ujar Bupati
Senada dengan Bupati Wali Nagari Guguak Kayu Tanam menyambut baik kegiatan Jumat balega yang digiatkan oleh Bupati Padangpariaman dan berterima kasih kepada Bupati dan dinas-dinas terkait telah melaksanakan beberapa programnya di Nagari Guguak.
Jumat Balega di Masjid Nagari Guguak, ditutup dengan penyebaran benih ikan sebanyak 3.000 benih ikan gariang oleh Bupati dan rombongan pada Saluran Irigasi di Mesjid Raya Nagari Guguak Pasa Surau Kecamatan 2×11 Kayu Tanam.(efa)






