LUBEG, METRO–Minat masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 di sejumlah fasilitas kesehatan saat ini terus meningkat. Di Kecamatan Lubukbegalung, tercatat sudah 30 ribu jiwa menjalani vaksinasi Covid-19.
Camat Lubukbegalung Heriza Syafani mengatakan, warga yang telah divaksin itu tersebar pada 15 kelurahan yang ada di Lubeg. Ia menduga antusias warga yang sangat tinggi untuk mendapatkan vaksin Covid-19, karena masyarakat sudah menginkan bagaimana penyebaran Covid-19 itu bisa selesai.
“Dengan selesainya pandemi, ekonomi juga akan kembali pulih, kembali kepada kehidupan normal,” ungkapnya, Kamis (30/9).
Dijelaskan, masyarakat yang telah divaksin mulai dari lansia, dewasa dan remaja. Pihak Kecamatan menargetkan masyarakat Lubeg yang akan disuntik vaksin sekitar 70 ribu jiwa.
“Kita mendorong warga untuk ikut vaksin bagi yang belum, agar mata rantai penularan virus terputus dan keselamatan warga terjamin,” ujar Fajar Sukma.
Saat ini, pihak Kecamatan terus sosialisasikan vaksin ini kepada warga melalui Kelurahan yang ada. Bahkan pelaksanaannya di kantor dan Puskesmas. Supaya masyarakat terlayani dan vaksinasi terealisasi maksimal.
“Pekan depan, pihak kecamatan akan menggelar vaksinasi massal. Untuk itu, warga diimbau datang. Ayo, bagi yang belum divaksin bisa datang. Jangan takut, karena vaksin itu halal dan aman,” ucapnya.
Ia mengatakan, warga yang telah vaksin tersebut mereka dari kalangan lansia, remaja dan dewasa. Pihak Kecamatan akan menyasar pelajar untuk vaksin. Agar mereka bisa ikut tatap muka dan penyebaran virus tak terjadi.
Selanjutnya, kepada warga yang telah di vaksin diimbau untuk tetap terapkan Prokes dalam beraktivitas. Supaya tak tertular virus corona dan kesehatan terjaga.
“Warga mesti pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Jika tak terlalu penting lebih baik stay at home,” lugasnya.
Ia mengajak pihak RW, RT mengawasi penerapan Prokes di lingkungannya. Apabila ada gejala demam dan lainnya, segera ke Puskesmas. Supaya pertolongan dilakukan dan hal yang tak diinginkan tidak terjadi.
Berbagai langkah pun dilakukannya sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga terkait pentingnya vaksin Covid-19. “Kami pun tak henti mengimbau warga agar patuh 3M. Tujuannya, upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya. (ade)






