SAWAHLUNTO, METRO–Ahli waris almarhumah Aulia Gusti Nesa yang merupakan pegawai tidak tetap (PTT) di Inspektorat Sawahlunto terima santunan JKM (Jaminan Kematian) sejumlah Rp42 juta.Santunan tersebut diserahkan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok melalui Direkturnya Ferama Putri kepada Walikota Sawahlunto Deri Asta yang kemudian langsung diberikan kepada ahli waris, Senin (27/9).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok, Ferama Putri menyebutkan, jumlah santunan Jaminan Kematian (JKM) yang diterima ahli waris almarhumah Aulia Gusti Nesa ini yakni sejumlah Rp. 42 juta.
“Untuk uangnya itu secara non tunai sudah kita transfer ke rekening ahli waris beberapa hari yang lalu. Sekarang kita serahkan secara simbolis bersama bapak Walikota,” kata Ferama.
Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebutkan, mulai tahun ini Pemko Sawahlunto membantu seluruh jajaran Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk dimasukkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sebagai upaya dalam memberikan perhatian dan perlindungan kepada jajaran PTT tersebut.
“Dengan tergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ini, PTT kita memperoleh jaminan santunan dalam kecelakaan kerja dan kemudian saat meninggal dunia. Tentunya perlindungan seperti ini dibutuhkan sekali dalam bertugas. Maka itu kami mulai tahun ini sudah memasukkan jajaran PTT di Pemko Sawahlunto menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Deri.
Kepada pihak keluarga Aulia Gusti Nesa selaku ahli waris penerima santunan JKM, Walikota Deri Asta menyampaikan, rasa duka cita yang mendalam terhadap meninggalnya Aulia Gusti Nesa. Kemudian, Walikota Deri Asta berharap santunan JKM yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan. (pin)






