METRO SUMBAR

Sulitnya Medan di Nagari Tanjung Alai Kabupaten Solok, Semangat Satgas TMMD Ke-112 Pantang Surut

0
×

Sulitnya Medan di Nagari Tanjung Alai Kabupaten Solok, Semangat Satgas TMMD Ke-112 Pantang Surut

Sebarkan artikel ini
TUNTASKAN—Kondisi medan yang sulit tidak menyurutkan semangat Satgas TMMD Ke-112 di Kabupaten Solok untuk menuntaskan pengerjaan parit dan jalan di Nagari Tanjung Alai dan Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sabtu (25/9).

SOLOK, METRO–Kondisi medan yang sulit tidak menyurutkan semangat Satgas TNI Ma­nunggal Masuk Desa (TM­MD) Ke-112 di Kabupaten Solok untuk menuntaskan pengerjaan parit dan jalan di Nagari Tanjung Alai dan Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Ka­bupaten Solok, Sabtu, (25/9).

Satgas TMMD ini tidak kenal lelah dan pantang menyerah bekerja dengan semangat gotong royong bersama warga. Salah seorang Anggota Satgas TM­­MD kK-112 Kodim 0309/Solok, Serka Anwar me­ngatakan, meski medan yang dilalui cukup sulit, namun tak menyurutkan semangatnya untuk merampungkan kegiatan TMMD ini.

Pelaksanaan TMMD K-e 112 Kodim 0309/Solok ini telah memasuki hari ke-11. “Alhamdulillah, sampai ha­ri ini semuanya ma­sih terus berjalan. Salah satu pekerjaan yang dilaksanakan adalah pembuatan parit dan pemadatan jalan yang dibuka untuk akses warga menuju per­kebunan. Dan juga ada objek wisata Goa Ngalau yang sangat berpotensi,” ungkapnya.

Baca Juga  Pasca Ditetapkan RSUD Rasidin jadi Karantina Covid-19, Manajemen Akui Masih Banyak Kekurangan

Diakuinya meski kondisi cuaca hujan yang sering turun, serta sulitnya me­dan yang dilalui menuju lokasi, tidak menyurutkan semangat para prajurit yang terlibat dalam Satgas TMMD ini.

Langsir Material Batu Tetap Secara Manual

Selain membangun ja­lan, pengerjaan fisik yang membuat TNI dan warga terkuras energinya adalah membangun irigasi yang merupakan sasaran fisik TMMD Reguler ke-112 Ko­dim 0309/Solok di Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak.

Personil Satgas T­M­MD 112 Kodim Solok me­lakukan pekerjaan melangsir batu secara ma­nual. Melangsir batu dilakukan bersama warga yang ikut mem­bantu kerja bakti.

Baca Juga  Putra Pakasai Wakili Sumatera Barat ke Tingkat Nasional

Babinsa Nagari Koto Sani, Serda Ramli Nurdin mengungkapkan, untuk melangsir batu tetap dilakukan secara manual. Supaya efektif dalam langsir material batu itu menggunakan sistem estafet. “Hal-hal seperti itu di­ka­renakan medan yang cukup susah melihat jalan menanjak dan turunan serta berkelok, “ jelas Serda Ramli.(fan)